KALIMANTAN BARAT — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Kantor GoTo, Jakarta Selatan, pukul 10.00 WIB, dengan dua agenda utama: pengurangan modal melalui penarikan kembali 32.186.417.803 saham Seri A dan perubahan susunan pengurus perseroan.
Manajemen GOTO mengungkapkan rencana pengurangan modal tersebut melalui Keterbukaan Informasi. Saham treasuri yang akan ditarik kembali berasal dari program buyback yang dijalankan perseroan pada 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025.
Pada mata acara kedua, perseroan meminta persetujuan pemegang saham atas pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatan Wakil Direktur Utama. Posisi tersebut tidak akan diisi kembali setelah RUPSLB menyetujui pengunduran diri tersebut.
Penarikan kembali saham treasuri merupakan mekanisme yang lazim dilakukan emiten setelah menyelesaikan program buyback. Langkah ini mengurangi jumlah saham yang beredar di pasar, sehingga secara teoritis dapat meningkatkan laba per saham (EPS) dan memperkuat struktur permodalan perseroan.
Jumlah saham yang ditarik, yakni 32.186.417.803 saham Seri A, merupakan hasil akumulasi buyback yang berlangsung selama satu tahun penuh. Persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB menjadi syarat wajib sebelum perseroan dapat mengeksekusi pengurangan modal sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan persetujuan dalam RUPSLB, susunan dewan komisaris dan direksi GOTO mengalami perubahan. Berikut komposisi lengkapnya:
Pengurangan modal melalui penarikan saham treasuri berdampak langsung pada jumlah saham beredar GOTO. Jika dieksekusi, jumlah saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia akan berkurang sekitar 32,18 miliar lembar, bergantung pada total saham beredar perseroan saat ini.
Bagi investor, langkah ini dapat menjadi sinyal positif karena menunjukkan manajemen berkomitmen mengembalikan nilai kepada pemegang saham. Namun, efektivitasnya terhadap harga saham bergantung pada kinerja fundamental perseroan ke depan, terutama profitabilitas dan pertumbuhan pendapatan.
Perubahan susunan direksi juga menjadi perhatian pasar. Pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari posisi Wakil Direktur Utama tanpa penggantian menunjukkan penyederhanaan struktur kepemimpinan. Hans Patuwo tetap menjabat sebagai Direktur Utama dan memimpin jajaran direksi yang terdiri dari enam orang.
GOTO belum mengumumkan jadwal eksekusi pengurangan modal pasca-RUPSLB. Perseroan juga belum merinci proyeksi dampak finansial dari aksi korporasi ini terhadap laporan keuangan periode berikutnya.