Penjualan LCGC Turun 11 Persen, Toyota Calya Masih Terlaris September 2026

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:06:31 WIB
Toyota Calya memimpin penjualan LCGC September 2026 dengan 2.966 unit.

KALIMANTAN BARAT — Toyota Calya memimpin penjualan LCGC Indonesia pada September 2026 dengan 2.966 unit, disusul Daihatsu Sigra 2.523 unit dan Honda Brio Satya 1.908 unit. Posisi puncak itu diraih di tengah pasar LCGC yang menyusut 11 persen secara akumulatif Januari-September 2026 menjadi 83.997 unit. Total wholesales bulanan lima model LCGC tercatat 9.689 unit, nyaris stagnan dibanding Agustus.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data wholesales September 2026 yang menunjukkan distribusi dari pabrik ke dealer untuk segmen low cost green car (LCGC) mencapai 9.689 unit. Angka itu hanya bergerak tipis dari 9.675 unit pada Agustus. Lima model dari tiga produsen — Honda, Toyota, dan Daihatsu — masih mengisi peta persaingan segmen ini.

Yang menarik, produksi justru naik. Sepanjang September, total produksi lima model LCGC mencapai 13.686 unit, meningkat dari 12.907 unit pada Agustus. Kenaikan produksi di tengah penjualan yang datar memberi sinyal bahwa pabrikan masih menyiapkan stok untuk periode berikutnya.

Calya Ungguli Sigra dengan Selisih 443 Unit

Toyota Calya menutup September sebagai LCGC terlaris. MPV tujuh penumpang itu membukukan 2.966 unit, unggul 443 unit atas Daihatsu Sigra yang menempati posisi kedua dengan 2.523 unit. Keduanya memang berbagi platform yang sama, tetapi strategi pemasaran dan jaringan dealer membuat selisih tetap terjaga.

Honda Brio Satya menyusul di urutan ketiga dengan 1.908 unit. Posisi keempat diisi Toyota Agya (1.410 unit), sementara Daihatsu Ayla melengkapi lima besar dengan 882 unit.

Daftar LCGC Terlaris September 2026

  • Toyota Calya: 2.966 unit
  • Daihatsu Sigra: 2.523 unit
  • Honda Brio Satya: 1.908 unit
  • Toyota Agya: 1.410 unit
  • Daihatsu Ayla: 882 unit

Akumulasi Januari-September Menyusut 11 Persen

Secara kumulatif, wholesales LCGC sepanjang Januari-September 2026 mencapai 83.997 unit. Jumlah itu turun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pelemahan daya beli dan pergeseran minat ke segmen SUV murah maupun mobil listrik entry-level disebut-sebut menjadi penyebab utama.

Data bulanan yang nyaris stagnan memperkuat gambaran bahwa pasar LCGC belum menemukan momentum pemulihan. Meski begitu, produksi yang tetap naik menunjukkan pabrikan belum mengurangi komitmen di segmen ini.

Peta Persaingan Tiga Produsen

Toyota dan Daihatsu masih mendominasi daftar lewat Calya, Sigra, Agya, dan Ayla. Honda hanya mengandalkan Brio Satya, tetapi mampu bertahan di posisi tiga besar. Komposisi ini relatif tidak berubah dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Bagi konsumen, persaingan ketat di segmen LCGC biasanya berimbas pada program diskon dan paket kredit dari dealer. Periode akhir tahun kerap dipakai pabrikan untuk menggenjot penjualan sebelum tutup buku.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top