SINTANG — Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menutup rangkaian Sintang Ekspo 2026 pada Minggu (20/9/2026) malam. Kegiatan yang digelar 10 hari itu mencakup Panggung Hiburan Rakyat, Pameran Pembangunan dan Ekonomi Kreatif, serta Kelam Tourism Festival.
Kartiyus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan hingga berakhir lancar. Menurutnya, cuaca menjadi salah satu tantangan tersendiri selama penyelenggaraan.
"Saya senang akhirnya kegiatan Sintang Ekspo 2026 bisa dilaksanakan dengan lancar sampai hari terakhir ini. Mudah-mudahan tahun depan cuaca bagus sehingga kegiatan Sintang Ekspo bisa dilaksanakan lebih meriah," harap Kartiyus.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Sintang Hendrika menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan selama 10 hari berjalan sukses. Pameran diikuti berbagai kalangan, mulai dari instansi pemerintah hingga pelaku usaha kecil.
"Pameran diikuti 152 peserta yang terdiri dari 20 stan OPD dan BUMD, 11 stan otomotif, 65 stan PKL dan 34 stan UMKM," terang Hendrika.
Selain pameran, panggung utama setiap malam diisi beragam kegiatan. Mulai dari Festival Band Umum, Festival Band Pelajar, Lomba Gerak dan Tari, hingga Pemilihan Duta Pariwisata.
Warga turut ambil bagian dengan menampilkan karya seni seperti tari-tarian dan seni tarik suara. Hendrika menyebut keterlibatan masyarakat itu tidak membebani anggaran panitia.
"Ada juga penampilan karya seni dari masyarakat seperti tari-tarian dan menyanyi. Terima kasih kepada warga yang sudah menyumbangkan kreativitas mereka di panggung hiburan rakyat ini tanpa kita perlu membiayai," ungkap Hendrika.
Pada malam penutupan, panitia menampilkan para pemenang Festival Band Pelajar, Lomba Gerak dan Tari, serta Duta Pariwisata. Acara dilanjutkan dengan penyerahan piala dan piagam kepada para pemenang lomba antar-OPD dan penghargaan untuk stan terbaik.
Suasana penutupan semakin meriah dengan penampilan dua anggota Arwana Band, Hendri Lamiri dan Yan Machmud. Keduanya menghibur masyarakat yang hadir di lokasi.
Berakhirnya Sintang Ekspo 2026 menandai selesainya rangkaian kegiatan promosi pembangunan, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah. Kegiatan itu melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas seni, serta masyarakat Kabupaten Sintang.
Setelah Sintang Ekspo 2026, Kabupaten Sintang masih memiliki agenda besar lain, yakni Festival Lestari yang dijadwalkan berlangsung pada 4-7 November 2026. Kartiyus menyebut agenda itu sebagai lanjutan kegiatan promosi daerah.
Di tengah kondisi kabut asap dan potensi kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah, Kartiyus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api.
"Kami mengimbau agar masyarakat menjaga pemantik kita. Jangan buang puntung rokok sembarangan. Tim kami terus memadamkan kebakaran yang terjadi. Dan berdoalah supaya hujan segera turun, supaya kabut asap bisa hilang," katanya.