OnePlus 15 dan Jajaran Produk Lainnya Habis Terjual di AS Setelah Penutupan Permanen

Penulis: Tedy Rustandi  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 01:19:31 WIB
Seluruh varian OnePlus 15 telah habis terjual di situs resmi OnePlus Amerika Serikat.

KALIMANTAN BARAT — Keputusan OnePlus untuk hengkang dari pasar Amerika Serikat kini memasuki babak final. Setelah mengumumkan penghentian operasi pada Juli lalu, stok perangkat yang tersisa di gudang mereka perlahan habis. Kini, konsumen yang masih ingin membeli OnePlus 15 harus berburu di kanal ritel pihak ketiga sebelum semuanya lenyap.

Pantauan terbaru menunjukkan seluruh varian OnePlus 15—baik warna "Infinite Black" maupun "Sand Storm"—sudah tidak tersedia lagi di OnePlus.com. Hal yang sama berlaku untuk konfigurasi memori 12/256GB dan 16/512GB. Sebelumnya, beberapa varian memang sudah lebih dulu kehabisan stok, tetapi kini tidak ada opsi pembelian sama sekali.

Produk Lain Ikut Hilang dari Rak Digital

OnePlus 15 bukan satu-satunya perangkat yang menghilang. Sejumlah produk lain seperti OnePlus 15R, OnePlus Pad Go 2, dan OnePlus Watch 4 juga tercatat sudah sold out di situs resmi. Kondisi ini menegaskan bahwa perusahaan tidak lagi melakukan pengisian ulang stok, sesuai dengan pernyataan resmi mereka sebelumnya.

Satu-satunya produk yang masih aktif dijual di AS hanyalah OnePlus Buds Pro 3 dalam varian warna "Lunar Radiance" dan OnePlus Nord Buds 3 Pro dalam warna "Soft Jade". Sisanya, tidak ada.

Masih Ada Sisa Stok di Retailer Lain

Bagi yang masih ngotot ingin membawa pulang OnePlus 15, peluang terakhir ada di Amazon. Marketplace tersebut masih memiliki stok terbatas untuk OnePlus 15 dan OnePlus 15R. Namun, situasinya berbeda di Best Buy yang sudah lebih dulu kehabisan persediaan.

Satu catatan tambahan: OnePlus Watch 3 juga masih tersedia di Amazon. Meski begitu, waktu untuk memutuskan beli semakin sempit karena stok di semua kanal penjualan diperkirakan akan segera habis. Setelah itu, tidak akan ada lagi perangkat OnePlus baru yang bisa dibeli secara resmi di Amerika Serikat.

Nasib Dukungan Perangkat dan Update Software

Kepergian OnePlus dari pasar AS tidak berarti perangkat yang sudah terlanjur dibeli konsumen menjadi "yatim piatu". Perusahaan sebelumnya telah berkomitmen untuk tetap memberikan pembaruan perangkat lunak. Semua perangkat yang beredar akan bermigrasi ke ColorOS bersamaan dengan peluncuran Android 17, memastikan pengguna tetap mendapat pembaruan sistem meski brand-nya sudah tidak beroperasi di wilayah tersebut.

Keputusan ini sekaligus mengakhiri era OnePlus di Amerika Serikat dengan cara yang cukup senyap. Padahal, brand ini sempat menjadi salah satu pemain penting di segmen flagship dengan harga kompetitif, bersaing langsung dengan Samsung dan Google.

Bagi pengguna di Indonesia, kabar ini tidak berdampak langsung karena pasar lokal memiliki jalur distribusi dan layanan purnajual yang berbeda. Namun, penggemar brand asal Tiongkok ini tetap perlu memantau bagaimana kebijakan global OnePlus memengaruhi ketersediaan produk di Tanah Air ke depannya.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top