SEKADAU — Kabar kepulangan almarhum pertama kali disampaikan Koordinator Pondok Pesantren Al-Rahmah, Abdul Manan, melalui pesan singkat yang tersebar luas di grup WhatsApp pada Sabtu dini hari. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, telah berpulang ke rahmatullah KH. Muhdlar,” tulis Abdul Manan dalam pesannya.
Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir deras melalui berbagai media sosial serta grup percakapan. Hal ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum selama hidupnya membina umat di Kabupaten Sekadau.
KH Muhdlar dikenal sebagai tokoh yang berdedikasi tinggi dalam pengembangan pendidikan Islam. Di bawah kepemimpinannya, Yayasan Pendidikan Islam Al-Rahmah yang beralamat di KM 7 Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, berkembang pesat.
Yayasan tersebut membina berbagai jenjang lembaga pendidikan, mulai dari Pondok Pesantren Al-Rahmah, TK/RA, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Selain berkiprah di dunia pendidikan, almarhum aktif di berbagai organisasi keagamaan. Ia menjabat sebagai Ketua MUI Kabupaten Sekadau selama dua periode hingga saat ini.
KH Muhdlar juga mengemban amanah sebagai Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau selama dua periode. Di lingkungan Masjid Agung Sultan Anum Sekadau, ia dipercaya sebagai Ketua I Bidang Ibadah.
Semasa hidupnya, KH Muhdlar dikenal sebagai ulama yang sederhana dan rendah hati. Komitmennya kuat dalam membina umat serta mencetak generasi muda melalui pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.
Dedikasinya dalam dakwah dan pendidikan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan kehidupan keagamaan di Kabupaten Sekadau. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, santri, alumni, para tokoh agama, serta masyarakat luas.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.