PONTIANAK — Kepemimpinan baru di tubuh Gerakan Pramuka Kalimantan Barat resmi bergulir. Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, kini memegang kendali sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) setelah melalui proses pelantikan. Jabatan ini menjadi amanah strategis dalam mengarahkan ribuan anggota pramuka di seluruh kabupaten dan kota.
Ria Norsan menyatakan bahwa prioritas utamanya adalah memperkuat pembinaan karakter generasi muda. Ia menilai pramuka bukan sekadar organisasi ekstrakurikuler, melainkan wadah pembentukan mental dan kepemimpinan. "Pembinaan karakter ini yang akan menjadi fondasi bagi mereka menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.
Dalam sambutan perdananya, Ria Norsan menggarisbawahi bahwa pramuka harus mampu melahirkan pemuda yang disiplin, mandiri, dan memiliki jiwa sosial tinggi. Ia mendorong seluruh jajaran Mabida dan pengurus Kwartir Daerah untuk merancang program yang relevan dengan kebutuhan zaman. "Kegiatan pramuka harus adaptif, tidak melulu soal baris-berbaris, tapi juga keterampilan hidup dan wawasan kebangsaan," imbuhnya.
Majelis Pembimbing Daerah memiliki peran vital sebagai pengarah kebijakan organisasi pramuka di tingkat provinsi. Dengan dipimpin langsung oleh wagub, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan gerakan pramuka semakin kuat. Hal ini penting mengingat Kalimantan Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia muda.
Pelantikan Ria Norsan menjadi sinyal keseriusan pemerintah provinsi dalam mendukung kegiatan kepanduan. Ke depan, berbagai program pembinaan diharapkan bisa menjangkau lebih banyak pelajar dan pemuda di Kalbar, tidak hanya di perkotaan tetapi juga di daerah pedalaman.