SANGAU — Rekonstruksi ruas jalan Sungai Mawang-Embaong menjadi prioritas utama penggunaan DBH Sawit Kabupaten Sanggau tahun 2026. Dari total alokasi DBH yang mencapai Rp 10 miliar, separuhnya digelontorkan untuk proyek infrastruktur jalan tersebut.
Plt. Kepala Dinas PUPR Sanggau, Aris Sudarsono, menyatakan bahwa perencanaan proyek ini sudah selesai. Dalam pekan ini, dokumen akan dimasukkan ke Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk proses tender.
Jalan hasil rekonstruksi nantinya memiliki lebar lima meter. Di sisi kiri dan kanan badan jalan akan dilengkapi bahu beton selebar masing-masing satu meter.
"Untuk kegiatan utama kita ada satu ruas jalan, yaitu Sungai Mawang-Embaong. Kemudian satu fisik dan satu konsultas pengawasan di ruas jalan tersebut. Perkiraan Rp 5 miliar. Panjang ruas jalannya 1,5 kilo meter," ungkap Aris, Selasa (16/06/2026).
Aris menambahkan, spesifikasi dan metode konstruksi proyek ini mengikuti regulasi dari Kementerian PUPR. Hal itu memastikan kualitas jalan sesuai standar nasional.
Meski DBH Sawit tahun 2026 mencapai Rp 10 miliar, tak seluruhnya diperuntukkan bagi Dinas PUPR. Aris menjelaskan, dana tersebut dibagi untuk kegiatan inti dan penunjang di organisasi perangkat daerah (OPD) lain.
"Kegiatan penunjang ada di OPD lain seperti Dinaskertras atau Dinas Perkebunana dan Peternakan," jelasnya. Skema ini menunjukkan DBH Sawit tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga mendukung sektor ketenagakerjaan dan perkebunan di Sanggau.