Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalbar, Febri Andrian, menekankan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya urusan pribadi, melainkan tanggung jawab kolektif. “Keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi kepedulian bersama agar risiko kecelakaan di jalan dapat diminimalkan,” katanya dalam kegiatan yang berlangsung pada pekan lalu.
Dalam sesi edukasi, peserta tidak hanya diberi teori, tetapi juga praktik ringan seputar teknik berkendara yang benar. Materi mencakup pentingnya penggunaan helm, jaket, dan sarung tangan, serta cara membaca potensi bahaya di tikungan atau persimpangan.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar mudah dicerna oleh peserta yang sebagian besar merupakan pegawai kecamatan dan warga sekitar. Febri dan tim juga memberikan simulasi sederhana soal jarak aman pengereman dan posisi tubuh saat membawa motor.
Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, menjelaskan bahwa kegiatan di Sungai Kakap merupakan bagian dari program Sinergi Bagi Negeri. Program ini secara konsisten dijalankan perusahaan untuk membangun kebiasaan berkendara yang aman di tengah masyarakat.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menerapkan budaya #Cari_Aman saat berkendara,” ujar Chrystian. Ia menambahkan bahwa edukasi serupa akan terus digelar di titik-titik lain di Kalbar, terutama di daerah dengan angka kecelakaan yang masih tinggi.
Pemilihan Kantor Camat Sungai Kakap sebagai lokasi edukasi bukan tanpa alasan. Astra Motor Kalbar ingin aparatur desa dan kecamatan menjadi pionir dalam menularkan kebiasaan berkendara yang tertib ke warga binaan masing-masing.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu mendapat respons positif dari peserta. Beberapa mengaku baru pertama kali mendapat pelatihan semacam ini secara langsung dari instruktur profesional. Mereka berharap kegiatan serupa bisa diadakan secara rutin, terutama menjelang musim mudik atau libur panjang.