SINTANG — Pemerintah Kabupaten Sintang memanfaatkan momen Hari Jadi Kota Sintang ke-664 untuk menekankan kembali komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Gregorius Herkulanus Bala saat bertindak sebagai inspektur upacara di Halaman Kantor Bupati Sintang, Rabu (13/5/2026).
Dalam amanatnya, Gregorius menyebutkan bahwa tema "asri" bukan sekadar slogan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk secara aktif menjaga keseimbangan alam dengan merawat kebersihan dan keindahan lingkungan tempat tinggal.
"Salah satu poin yang ada dalam tema peringatan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 adalah asri. Hal ini penting untuk memberikan semangat kepada kita semua untuk mewujudkan Kota Sintang yang memiliki lingkungan yang asri, sehat, indah, nyaman dan membahagiakan," ujar Gregorius Herkulanus Bala.
Selain soal lingkungan, Bupati Sintang juga mengingatkan bahwa Kota Sintang tidak bisa dilepaskan dari berbagai kepentingan, mulai dari politik, ekonomi, hingga sosial budaya. Menurutnya, keberagaman kepentingan itu harus dikelola menjadi kekuatan, bukan perpecahan.
"Kita sangat menyadari bahwa keberadaan Kota Sintang tidak dapat dilepaskan dari berbagai kepentingan, baik kepentingan politik, ekonomi, sosial budaya maupun kepentingan lainnya. Oleh sebab itu, marilah kita secara bersama-sama menjadikan Kota Sintang sebagai kota yang mampu menjadi tempat terbaik untuk melakukan sinergisitas produktif di dalam berusaha, bekerja dan berkarya," terangnya.
Gregorius optimistis, jika semua komponen masyarakat mampu bersinergi dan memiliki rasa memiliki terhadap daerah, maka Sintang akan terus berkembang. Ia menekankan bahwa persatuan di tengah perbedaan adalah modal utama untuk kemajuan.
"Mari kita jadikan keberagaman kepentingan tersebut sebagai modal utama untuk memperkokoh kebersamaan dalam memajukan kehidupan masyarakat di Kota Sintang ini khususnya dan bagi masyarakat Kabupaten Sintang pada umumnya," lanjut Gregorius.
Di akhir sambutannya, Bupati Sintang menyampaikan keyakinannya bahwa sinergi antara pemerintah dan warga akan membawa perubahan positif. Ia membayangkan Sintang sebagai kota yang bersatu dalam keberagaman, asri dalam lingkungan, dan maju dalam pembangunan.
"Saya percaya jika seluruh komponen masyarakat yang ada di Kota Sintang ini bersinergi dan merasa memiliki, maka Kota Sintang ini akan menjadi kota yang bersatu dalam keberagaman, asri dalam lingkungan dan maju dalam pembangunan," pungkasnya.
Peringatan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 tahun ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga soal bagaimana manusia hidup berdampingan dengan alam dan sesama.