Harga Emas Antam Turun Rp20.000, Buyback Ikut Terkoreksi

Penulis: Ujang Rahmat  •  Senin, 11 Mei 2026 | 11:02:51 WIB
Harga emas batangan Antam turun Rp20.000 per gram pada perdagangan Senin (11/5) pagi.

Harga emas batangan Antam kembali melemah pada awal pekan ini. Penurunan terjadi pada harga jual dan harga buyback yang menjadi patokan masyarakat saat menjual logam mulia.

JAKARTAHarga emas batangan Antam tercatat turun Rp20.000 per gram pada perdagangan Senin (11/5) pagi. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia yang dipantau pukul 09.30 WIB, harga emas Antam kini berada di level Rp2.819.000 per gram. Angka ini turun dari posisi sebelumnya Rp2.839.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga buyback atau pembelian kembali oleh PT Antam. Saat ini, harga buyback berada di angka Rp2.626.000 per gram. Angka ini menjadi patokan bagi nasabah yang hendak menjual emas batangan mereka ke Antam.

Rincian Harga Emas Antam Berdasarkan Pecahan

Berikut daftar harga emas Antam untuk berbagai ukuran yang tercatat di laman Logam Mulia:

  • Emas batangan 0,5 gram: Rp1.459.500
  • Emas batangan 1 gram: Rp2.819.000
  • Emas batangan 5 gram: Rp13.595.000
  • Emas batangan 10 gram: Rp27.135.000
  • Emas batangan 25 gram: Rp67.587.000
  • Emas batangan 50 gram: Rp135.095.000
  • Emas batangan 100 gram: Rp270.112.000

Pajak Pembelian dan Penjualan Kembali Emas Batangan

Setiap transaksi emas batangan Antam dikenakan ketentuan pajak berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Untuk pembelian, pelanggan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong PPh 22.

Untuk transaksi penjualan kembali atau buyback dengan nominal di atas Rp10 juta, dikenakan potongan pajak. Besaran potongan tersebut langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima pelanggan.

Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global maupun pergerakan nilai tukar rupiah. Masyarakat yang hendak bertransaksi disarankan memantau harga terkini melalui kanal resmi Logam Mulia.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: kompas.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top