Jalan di Jelimpo Landak Amblas 5 Meter, Polisi Pasang Tanda Peringatan

Penulis: Ramli Siregar  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 13:45:58 WIB
Jalan di Desa Angan Tembawang, Jelimpo, amblas sepanjang lima meter dan dalam 1,5 meter akibat banjir.

LANDAK — Anggota Subsektor Jelimpo Polsek Ngabang melakukan pengecekan intensif di lokasi jalan amblas yang berada di Desa Angan Tembawang, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak. Pemasangan tanda peringatan dilakukan pada Jumat (8/5/2026) untuk memastikan keselamatan masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

Lubang Sedalam 1,5 Meter Mengancam Pengendara

Kondisi infrastruktur di Desa Angan Tembawang mengalami kerusakan serius setelah diterjang arus air deras. Berdasarkan pantauan petugas di lapangan, titik jalan yang amblas memiliki diameter sekitar lima meter dengan kedalaman mencapai 1,5 meter.

Kerusakan ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari atau saat cuaca hujan. Pihak kepolisian segera memasang pembatas dan tanda pengingat di sekitar titik longsor agar warga lebih waspada saat melintasi area terdampak.

Kronologi Banjir Luapan di Jelimpo

Kerusakan jalan ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jelimpo pada Rabu malam, 6 Mei 2026. Mulai pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB, debit air meningkat drastis hingga merendam badan jalan dengan ketinggian antara 50 hingga 70 sentimeter.

Arus banjir yang kuat diduga menggerus fondasi jalan hingga menyebabkan struktur aspal longsor. Warga setempat baru mendapati kondisi jalan yang amblas cukup parah tersebut setelah banjir benar-benar surut pada keesokan harinya.

Koordinasi Perbaikan dengan Instansi Terkait

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Ngabang AKP Zuanda menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan masyarakat dan langsung menerjunkan personel ke lokasi. Selain pengamanan jalur, kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait agar perbaikan jalan segera dilakukan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi jalan amblas tersebut, terutama pada malam hari dan saat cuaca hujan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Kapolsek AKP Zuanda.

Pihak kepolisian juga meminta warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam susulan di tengah cuaca ekstrem. Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat jika menemukan kerusakan pada fasilitas publik seperti jalan atau jembatan yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top