PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menjadikan agenda touring lintas negara sebagai momentum strategis untuk mempromosikan potensi daerah ke level internasional. Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menyambut kedatangan rombongan VOID Indonesia dalam rangkaian COV12 Borneo 3 Nation di Pendopo Gubernur, Sabtu (9/5/2026).
Halaman Pendopo Gubernur dipilih menjadi titik kumpul utama sebelum para rider motor besar tersebut memulai perjalanan panjang melintasi batas negara. Sebanyak kurang lebih 100 peserta yang tergabung dalam berbagai chapter VOID Indonesia dipastikan mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menyelipkan pesan filosofis mengenai identitas lokal Bumi Khatulistiwa. Ia mengutip kisah melegenda tentang Sungai Kapuas sebagai bentuk keramahtamahan warga lokal kepada para tamu yang datang dari luar daerah.
“Konon, siapa pun yang datang dan meminum air Sungai Kapuas akan selalu memiliki kerinduan untuk kembali ke Bumi Khatulistiwa,” ujar Ria Norsan di hadapan para peserta.
Selain sebagai penyaluran hobi, Pemprov Kalbar menilai kegiatan touring internasional ini memiliki multiplier effect atau efek berganda yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor pariwisata, UMKM, hingga industri kreatif di Kalimantan Barat diprediksi akan merasakan dampak positif dari kunjungan ratusan peserta ini.
Posisi geografis Kalimantan Barat yang berbatasan darat langsung dengan Sarawak (Malaysia) dan akses menuju Brunei Darussalam menjadi nilai tawar yang tinggi. Perjalanan lintas batas ini diharapkan mempererat hubungan harmonis antara daerah-daerah di Indonesia dengan negara tetangga.
“Secara khusus saya mendoakan agar seluruh rangkaian perjalanan ini senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, dan kelancaran oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tambah Ria Norsan.
Gubernur menekankan bahwa para rider bukan sekadar pelancong, melainkan pembawa misi kebangsaan. Mengingat rute yang ditempuh mencakup wilayah Malaysia dan Brunei Darussalam, para peserta diingatkan untuk menjaga citra positif Indonesia di mata dunia.
“Selain dukungan ekonomi, kita juga menitipkan pesan kebangsaan,” tegasnya.
Ia berpesan agar seluruh rider tetap mengedepankan sopan santun dan menjaga perilaku yang baik sebagai ciri khas bangsa Indonesia yang dikenal ramah. Kekompakan tim selama di jalan raya menjadi kunci utama keberhasilan misi promosi budaya ini.
“Jaga terus kebersamaan selama perjalanan karena kekompakan adalah kunci keberhasilan sebuah organisasi. Apalagi kegiatan ini membawa misi memperkenalkan wisata dan budaya Indonesia di setiap jalur yang dilalui,” pungkas Ria Norsan.