Pencarian

Satgas Ketahanan Pangan Pontianak Pantau Stok di Pasar Kemuning hingga Gudang Daging Beku, Pastikan Distribusi Aman

Jumat, 24 Juli 2026 • 19:53:01 WIB
Satgas Ketahanan Pangan Pontianak Pantau Stok di Pasar Kemuning hingga Gudang Daging Beku, Pastikan Distribusi Aman
Satgas Ketahanan Pangan Kota Pontianak memantau stok bahan pokok di Pasar Kemuning, Jumat (24/7/2026).

PONTIANAK — Pemerintah Kota Pontianak melalui Satgas Ketahanan Pangan menggelar pemantauan langsung ke lapangan untuk memastikan stok bahan pokok tetap terkendali. Monitoring yang dilakukan Jumat (24/7/2026) itu menyasar Pasar Tradisional Kemuning, sejumlah agen telur, hingga gudang penyimpanan daging dan ikan beku.

Hasil Pemantauan: Stok Aman, Harga Stabil

Berdasarkan hasil pengecekan, Amirullah menyebutkan bahwa ketersediaan pangan di Kota Pontianak masih dalam kondisi aman. Distribusi komoditas dari daerah pemasok pun dinilai relatif lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa gejolak harga yang berarti.

"Kesimpulan sementara dari hasil monitoring, kondisi pangan di Kota Pontianak masih terkendali. Stok tersedia, distribusi relatif lancar, dan belum ada faktor yang secara signifikan memengaruhi kenaikan harga," jelas Amirullah.

Pengecekan Tak Cuma Stok, tapi Juga Alat Ukur dan Harga

Dalam kegiatan tersebut, tim Satgas tidak hanya memastikan ketersediaan barang. Mereka juga memeriksa standar alat ukur yang digunakan pedagang, membandingkan harga komoditas dengan periode sebelumnya, serta memantau proses distribusi dari gudang ke pasar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.

Amirullah menambahkan, pemantauan dilakukan secara rutin untuk mengantisipasi berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi ketahanan pangan. "Hari ini kami bersama Tim Satgas Ketahanan Pangan melakukan monitoring ke sejumlah lokasi untuk melihat langsung kondisi ketersediaan pangan. Selain mengecek stok, kami juga berdiskusi dengan para pelaku usaha," ujarnya.

Libatkan Kodim, Polresta, hingga BBPOM

Satgas Ketahanan Pangan Kota Pontianak melibatkan lintas instansi dalam pengawasan ini, antara lain Kodim 1207/Pontianak, Polresta Pontianak, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (DKUMP), Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DPPP), serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM). Kolaborasi ini memperkuat pengawasan mulai dari penyimpanan, distribusi, hingga produk yang dipasarkan ke masyarakat.

"Kami juga memastikan perlindungan konsumen berjalan dengan baik, mulai dari proses penyimpanan, distribusi, hingga produk yang dipasarkan kepada masyarakat," kata Amirullah.

Antisipasi Gangguan Distribusi dari Daerah Pemasok

Meski kondisi saat ini terkendali, Pemerintah Kota Pontianak tetap mengantisipasi potensi gangguan dari luar daerah. Amirullah menegaskan bahwa sarana distribusi, akses transportasi, dan operasional gudang penyimpanan akan terus dipastikan berjalan optimal. Langkah ini penting untuk menjaga pasokan pangan bagi warga Pontianak, terutama jika terjadi hambatan cuaca atau logistik dari daerah pemasok utama.

Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks