Pencarian

OJK Kalbar Catat Kredit Perbankan Tembus Rp80,8 Triliun pada Mei 2026, Didominasi Kredit Konsumtif

Rabu, 08 Juli 2026 • 23:48:31 WIB
OJK Kalbar Catat Kredit Perbankan Tembus Rp80,8 Triliun pada Mei 2026, Didominasi Kredit Konsumtif
OJK Kalbar catat penyaluran kredit perbankan Rp80,8 triliun pada Mei 2026, didominasi kredit konsumtif.

Penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalbar tercatat sebesar Rp28,7 triliun. Segmen usaha mikro dan kecil mendominasi porsi penyaluran tersebut.

“Hal ini menandakan perbankan sebagai salah satu pembiayaan UMKM untuk peningkatan kapasitas bisnis UMKM dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Rochma, belum lama ini.

Meskipun tumbuh, angka tersebut hanya naik 2,30 persen secara tahunan, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kredit secara keseluruhan yang mencapai 6,26 persen.

Dana Pihak Ketiga Capai Rp90,8 Triliun, Tabungan Mendominasi

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) di Kalbar mencapai Rp90,8 triliun. Tabungan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp53,9 triliun, disusul deposito Rp21,1 triliun, dan giro Rp15,7 triliun.

Rochma menambahkan, pertumbuhan DPK mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan serta meluasnya penggunaan layanan keuangan formal.

Bank Kalbar Bukukan Aset Rp25,09 Triliun, Laba Naik 1,70 Persen

Di tengah ketidakpastian ekonomi, Bank Kalbar mencatatkan kinerja positif pada semester I 2026. Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyebut total aset perseroan mencapai Rp25,09 triliun, meningkat 2,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan tersebut semakin mempertegas kapasitas bisnis Bank Kalbar yang terus berkembang di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan,” ujarnya.

Penyaluran kredit dan pembiayaan Bank Kalbar pada 30 Juni 2026 tercatat Rp18,09 triliun, tumbuh 7,61 persen secara tahunan. Sementara itu, laba bersih yang dibukukan mencapai Rp262,44 miliar, naik 1,70 persen.

DPK Bank Kalbar Tembus Rp18,86 Triliun

Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Kalbar juga terlihat dari penghimpunan DPK yang mencapai Rp18,86 triliun pada 30 Juni 2026. Angka ini meningkat 2,89 persen dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp18,33 triliun.

Ke depan, Rokidi menyatakan komitmen perseroan untuk menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas layanan, dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.

Bagikan
Sumber: pontianakpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks