SINGKAWANG — Sebanyak 10 rumah warga di Kota Singkawang mendapat sentuhan perbaikan dari Baznas setempat pada semester pertama 2026. Rinciannya, enam unit dibedah total dan empat unit direhabilitasi.
Ketua Baznas Kota Singkawang Mahmudi mengatakan proses pengerjaan tengah berlangsung di lima kecamatan. "Saat ini proses bedah dan rehabilitasi rumah sedang berjalan," kata Mahmudi di Singkawang, Senin.
Berapa Anggaran per Unit Rumah?
Baznas mengalokasikan dana Rp20 juta untuk setiap unit bedah rumah dan Rp10 juta per unit rehabilitasi. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp160 juta. Uang tersebut dipakai untuk membeli material utama seperti pondasi, tiang, atap seng, dinding bata, lantai semen, pintu, dan jendela.
Siapa yang Mengerjakan Pembangunan?
Tenaga kerja yang merenovasi rumah-rumah tersebut diutamakan berasal dari lingkungan setempat. Mahmudi menjelaskan, langkah ini sengaja diambil agar perputaran ekonomi dari proyek pembangunan bisa dirasakan langsung oleh warga sekitar.
Bagaimana Baznas Pastikan Tepat Sasaran?
Baznas menggandeng Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Singkawang serta pemerintah kelurahan untuk mendata calon penerima manfaat. Kerja sama ini penting agar data penerima bantuan tidak tumpang tindih dengan program bantuan sosial lainnya.
Mahmudi menegaskan, setiap proses pembangunan diawasi oleh tim khusus. "Baznas berkomitmen mengawal proses pembangunan sampai tuntas. Ada tim pengawas yang memastikan kualitas material dan progres pekerjaan hingga rumah selesai dibangun," ujarnya.
Apakah Program Ini Akan Ditambah?
Baznas berencana menambah jumlah unit bedah rumah jika penghimpunan dana ZIS meningkat. Mahmudi mengapresiasi para muzakki yang konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kota Singkawang. Menurut dia, komitmen para donatur membuat berbagai program sosial bisa terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.