Bulog Kalbar Salurkan 57.570 Kilogram Beras Bantuan untuk 1.919 Penerima di Pontianak Timur

Penulis: Pandu Wibisono  •  Selasa, 22 September 2026 | 10:03:32 WIB
Kepala Kanwil Perum Bulog Kalbar memantau penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak Timur.

Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Barat menyalurkan 57.570 kilogram beras bantuan pangan kepada 1.919 penerima bantuan pangan di Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak. Penyaluran mencakup alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 yang diberikan sekaligus, dengan setiap penerima memperoleh 30 kilogram beras. Bulog menargetkan seluruh proses penyaluran di Kalbar rampung pada 30 September 2026.

PONTIANAK — Kepala Kanwil Perum Bulog Kalbar Rasiwan memantau langsung penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak Timur, Senin. Bantuan untuk tiga alokasi disalurkan sekaligus agar kebutuhan pangan rumah tangga penerima bisa terpenuhi untuk periode Juli hingga September 2026.

Setiap penerima menerima 30 kilogram beras. Penerima ditetapkan Kementerian Sosial melalui data yang menjadi dasar penyaluran bantuan pangan.

Berapa Total Penerima Bantuan Pangan di Kalbar?

Jumlah penerima bantuan pangan di Kalimantan Barat mencapai sekitar 547 ribu PBP. Khusus Kota Pontianak, terdapat 42.080 PBP dengan total beras yang disalurkan mencapai 1.262.400 kilogram.

"Jumlah ini cukup besar dan diharapkan dapat membantu masyarakat Kalimantan Barat dalam memenuhi kebutuhan pangan, menjaga ketersediaan komoditas beras, serta mendukung stabilisasi harga," kata Rasiwan.

Bulog Kanwil Kalbar terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan sesuai target. Selain distribusi, pengawasan terhadap ketersediaan dan kualitas beras yang disalurkan juga dilakukan.

Beras Kualitas Buruk Bisa Langsung Ditukar

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan turut memantau penyaluran secara daring. Ia menekankan bantuan harus tepat sasaran dan kualitas beras yang diterima masyarakat diawasi ketat.

"Kalau beras yang diterima kualitasnya tidak bagus, langsung ditukar. Jadi kualitas bantuan pangan juga harus dipastikan," ujarnya saat memberikan sambutan.

Daniel menilai setelah kondisi darurat akibat kemarau dan karhutla berakhir, ketahanan pangan di Kalbar perlu menjadi prioritas.

"Pemerintah juga diharapkan terus melakukan upaya untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang cukup dan terjangkau," katanya.

Target Penyaluran Rampung 30 September 2026

Rasiwan menyatakan kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar penyaluran selesai sesuai jadwal. "Harapannya, berkat kolaborasi dengan pemerintah daerah, penyaluran bantuan ini dapat diselesaikan sesuai target pada 30 September 2026," katanya.

Bantuan pangan ini diharapkan meringankan beban rumah tangga penerima sekaligus menjaga ketahanan pangan Kalbar di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: kalbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top