KAYONG UTARA — Bantuan yang diserahkan terdiri dari 250 kilogram beras, 50 kilogram gula pasir, 50 liter minyak goreng, serta uang tunai Rp 25 juta untuk masing-masing dapur umum. Dua dapur umum itu dikelola kelompok ibu-ibu setempat yang memasak, mengemas, dan mendistribusikan makanan ke posko-posko pemadaman setiap hari.
Ria Norsan menyebut kedatangannya sebagai respons langsung atas kerja swadaya warga yang dinilainya luar biasa. Ia juga menyempatkan mencicipi masakan yang disiapkan para ibu sebelum menyerahkan bantuan.
Berapa Nilai Bantuan yang Disalurkan ke Dua Dapur Umum?
Rincian bantuan logistik pangan mencakup beras 250 kilogram sebagai konsumsi harian relawan, gula pasir 50 kilogram, dan minyak goreng 50 liter. Uang tunai Rp 25 juta diberikan ke masing-masing dapur, sehingga total mencapai Rp 50 juta.
"Jadi hari ini kita menyerahkan beras 250 kilogram sebagai logistik pangan utama untuk konsumsi harian relawan. Ada juga gula pasir 50 kilogram, kemudian bahan penunjang dapur umum seperti minyak makan 50 liter. Selain itu, kita memberikan uang tunai untuk keperluan memasak relawan, masing-masing di dua dapur kita berikan Rp25 juta," ujar Ria Norsan.
Mengapa Gubernur Datang Langsung ke Lokasi?
Ria Norsan mengaku memutuskan hadir setelah melihat dedikasi dan semangat gotong royong ibu-ibu yang mengelola dapur umum secara mandiri. Kedatangan itu dimaksudkan memberi dukungan moril sekaligus meringankan beban operasional dapur.
"Melihat dedikasi serta semangat gotong royong yang luar biasa tersebut, saya akhirnya memutuskan untuk hadir langsung sekaligus memberikan dukungan moril dan menyalurkan bantuan guna meringankan beban operasional dapur umum yang dikelola oleh ibu-ibu ini," ungkapnya.
Siapa yang Terdampak dan Bagaimana Distribusinya?
Dapur umum swadaya di Kecamatan Sukadana memasok kebutuhan konsumsi relawan yang bertugas memadamkan karhutla, termasuk di kawasan Gunung Palung dan Bukit Peramas. Setiap hari makanan dimasak dalam jumlah besar, dikemas, lalu dikirim ke posko-posko pemadaman.
Bupati Kayong Utara Romi Wijaya dan Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Erlina Ria Norsan turut mendampingi peninjauan. Kehadiran mereka menyoroti peran kelompok masyarakat dalam menopang logistik operasi pemadaman di lapangan.
Apa Harapan Gubernur untuk Relawan dan Warga?
Ria Norsan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para relawan atas kerja keras dan ketulusan mereka membantu sesama. Ia berharap semangat gotong royong itu terus terjaga selama penanganan karhutla berlangsung.
"Makanya kita datang ke sini kita bantu mereka. Mudah-mudahan ibu-ibu di sini tetap semangat untuk membantu sesama masyarakat yang memerlukan bantuan. Mudah-mudahan karhutla ini secepat mungkin bisa selesai dan hujan turun," pungkasnya.