Kabut Asap Makin Pekat, Pemkot Pontianak Liburkan Sekolah TK-SMP Mulai Senin 24 Agustus 2026

Penulis: Ramli Siregar  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 18:43:01 WIB
Kabut asap pekat menyelimuti Kota Pontianak, Pemerintah Kota meliburkan kegiatan belajar mengajar tatap muka bagi jenjang TK hingga SMP mulai Senin, 24 Agustus 2026.

PONTIANAK — Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memastikan keselamatan anak menjadi prioritas utama di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Nomor B/400.7.15/1028/DISDIKBUD/2026 tertanggal 21 Agustus 2026, yang ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan negeri maupun swasta.

“Kita sudah mulai meliburkan kembali anak sekolah dari TK sampai SMP. Kalau SMA dan SMK menjadi kewenangan provinsi,” ujar Edi, Minggu (23/8/2026).

Aturan Main PJJ: Kapan Sekolah Boleh Tatap Muka Lagi?

Dalam surat edaran tersebut, satuan pendidikan diwajibkan melaksanakan pembelajaran jarak jauh apabila indeks kualitas udara (ISPU) berada pada kategori sangat tidak sehat atau berbahaya. Sebaliknya, pembelajaran tatap muka (PTM) baru dapat kembali digelar jika kualitas udara telah membaik ke kategori sedang.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Wali Kota Pontianak Nomor 684/BPBD/TAHUN 2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kabut Asap akibat karhutla di Kalimantan Barat Tahun 2026.

Bagaimana Nasib Siswa Tanpa Gawai dan Internet?

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak meminta setiap sekolah memastikan PJJ tetap berjalan sesuai jadwal dengan memanfaatkan platform sinkronus maupun asinkronus. Perhatian khusus diberikan kepada peserta didik yang memiliki keterbatasan akses perangkat atau jaringan internet.

Untuk jenjang PAUD/TK, proses belajar mengajar dilakukan dari rumah dengan melibatkan pendampingan penuh dari orang tua atau wali. Kepala satuan pendidikan juga diminta melakukan pemantauan dan evaluasi berkala, serta melaporkan kendala yang dihadapi selama PJJ berlangsung.

Posko Segar Disiagakan, Warga Diminta Tak Ragu ke Puskesmas

Selain mengatur kegiatan belajar, Pemkot Pontianak menyiagakan Posko Segar yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, oksigen gratis, hingga bantuan kebutuhan dasar berupa beras, gula, dan perlengkapan sehari-hari bagi relawan. Puskesmas dan rumah sakit di seluruh kota juga diminta siaga melayani warga yang sensitif terhadap infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Kalau ada warga atau keluarga yang sesak, ayo datang ke Posko Segar. Termasuk di puskesmas dan rumah sakit juga sudah siaga bagi warga yang sensitif terhadap ISPA,” ungkap Edi.

Pemkot Pontianak telah menyiapkan fasilitas dan anggaran antisipasi apabila kabut asap masih berlanjut. Pemerintah berharap hujan segera turun agar kualitas udara membaik dan penanganan karhutla dapat dilakukan lebih efektif. “Kita harapkan segera turun hujan, jadi tidak semakin parah,” pungkasnya.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: pontianak.suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top