Pencarian

Penyebab Sakit Pinggang Belakang dan Cara Mengatasinya

Minggu, 02 Agustus 2026 • 18:53:00 WIB
Penyebab Sakit Pinggang Belakang dan Cara Mengatasinya

Jakarta - Sakit pinggang belakang biasanya terjadi akibat adanya masalah pada otot, sendi, saraf, atau organ yang terletak di dalam pinggang atau punggung bagian bawah. Keluhan ini bisa muncul tiba-tiba atau berkembang secara bertahap.

Penyebab sakit pinggang belakang:

  • Keseleo dan ketegangan otot akibat kebiasaan mengangkat barang berat, posisi tubuh yang salah, atau kebiasaan membungkuk.
  • Saraf kejepit, yaitu kondisi ketika bantalan di antara ruas tulang belakang pecah atau keluar sehingga menekan saraf.
  • Radang sendi atau osteoartritis yang menyebabkan peradangan pada persendian di ruas-ruas tulang belakang.
  • Osteoporosis, yakni menurunnya kepadatan tulang sehingga tulang jadi lebih mudah rapuh dan patah.
  • Masalah ginjal, mengingat ginjal terletak di area sekitar pinggang bagian belakang tubuh.

Cara mengatasi sakit pinggang belakang di rumah:

  • Istirahat cukup dan hindari aktivitas yang memperburuk nyeri.
  • Kompres area yang sakit selama 15-20 menit, beberapa kali sehari.
  • Perbaiki postur tubuh saat duduk, berdiri, atau mengangkat beban.
  • Lakukan peregangan ringan seperti yoga atau pilates untuk memperkuat otot inti dan otot di sekitar pinggang.

Untuk penanganan lebih lanjut, dokter biasanya meresepkan obat antinyeri golongan antiradang nonsteroid untuk mengatasi sakit pinggang akibat keseleo maupun saraf terjepit, atau menyarankan fisioterapi dengan program latihan khusus. Jika sakit pinggang disertai gejala lain seperti demam, sulit buang air kecil, atau nyeri menjalar ke kaki, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Pencegahan sakit pinggang berulang
Untuk mencegah sakit pinggang kambuh, biasakan mengangkat barang berat dengan posisi yang benar, yakni menekuk lutut bukan membungkukkan punggung, serta hindari duduk terlalu lama tanpa jeda untuk bergerak. Bagi yang bekerja di depan komputer dalam waktu lama, memastikan posisi duduk yang ergonomis dan sesekali meregangkan tubuh dapat membantu mengurangi risiko sakit pinggang.

Menjaga berat badan ideal juga penting, karena kelebihan berat badan memberikan beban tambahan pada tulang belakang dan otot penopang pinggang. Jika sakit pinggang sudah berlangsung lebih dari beberapa minggu meski sudah menerapkan penanganan mandiri, pemeriksaan ke dokter spesialis ortopedi atau saraf disarankan untuk mengetahui penyebab pastinya.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks