KALIMANTAN BARAT — Xiaomi memperbarui lini TWS semi in-ear-nya dengan Buds 6. Produk ini langsung menarik perhatian karena menggabungkan desain ringan dengan penyetelan audio dari Harman Golden Ear Team. Setelah mencermati spesifikasi dan klaim yang dibawa, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memutuskan membeli.
Desain Semi In-Ear: Nyaman untuk Pemakaian Lama, Tapi Ada Konsekuensinya
Bobot masing-masing earbud hanya 4,4 gram. Ini membuatnya nyaris tidak terasa saat dipakai berjam-jam, baik untuk meeting online, mendengarkan musik, atau sekadar bersantai. Charging case-nya juga pipih, mudah masuk saku celana.
Namun, desain semi in-ear tanpa eartip silikon punya kelemahan bawaan: isolasi suara pasif sangat minim. Suara bising sekitar seperti deru AC atau obrolan di kantor tetap akan terdengar. Ini adalah trade-off yang harus diterima. Sertifikasi IP54 setidaknya memberikan ketenangan untuk penggunaan saat olahraga ringan atau terkena percikan air.
Kualitas Audio: Harman Bikin Suara Lebih Berkarakter
Ini adalah nilai jual utama Xiaomi Buds 6. Penyetelan dari Harman Golden Ear Team menghasilkan suara yang seimbang dengan vokal yang jernih dan instrumen yang terdefinisi. Pengguna bisa memilih beberapa profil audio melalui aplikasi Xiaomi Earbuds, mulai dari Harman AudioEFX, Harman Master, hingga equalizer manual.
Fitur Head Tracking juga tersedia untuk pengalaman audio spasial yang lebih imersif saat menonton film. Sayangnya, kualitas suara sangat bergantung pada seberapa rapat earbud di telinga Anda. Karena desainnya yang terbuka, bass tidak akan sedalam TWS in-ear pada umumnya.
ANC di TWS Semi In-Ear: Ada, Tapi Jangan Ekspektasi Berlebihan
Xiaomi tetap menyematkan Active Noise Cancellation (ANC) meskipun menggunakan desain semi in-ear. Fungsinya lebih untuk meredam dengung frekuensi rendah seperti suara kipas angin atau mesin kendaraan. Untuk suara percakapan atau suara keras mendadak, ANC tidak akan banyak membantu karena segel fisik tidak ada.
Ini bukan kelemahan fatal, melainkan karakteristik desain. Jika prioritas Anda adalah ketenangan total di tempat bising, TWS in-ear dengan eartip silikon tetap menjadi pilihan yang lebih tepat.
Fitur Pendukung: Koneksi Dual dan Perekaman Suara
Xiaomi Buds 6 sudah menggunakan Bluetooth 5.4 yang menjamin koneksi stabil dan hemat daya. Fitur Dual Connection memungkinkan koneksi ke dua perangkat sekaligus, sangat membantu saat beralih dari laptop ke ponsel. In-ear detection yang otomatis menjeda musik saat earbud dilepas juga bekerja responsif.
Satu fitur unik adalah kemampuan merekam suara langsung dari earbud, baik untuk percakapan tatap muka maupun panggilan telepon, dengan durasi hingga 90 menit per earbud. Fitur ini berguna untuk merekam meeting atau catatan suara mendadak.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
Selain isolasi suara yang kurang, ada beberapa catatan lain. Pertama, fitur pelacakan di aplikasi Xiaomi Earbuds tidak akan berfungsi jika charging case ikut hilang bersama earbud — hanya earbud yang bisa dilacak. Kedua, pengaturan di aplikasi masih tergolong sederhana jika dibandingkan dengan aplikasi kompetitor seperti Galaxy Wearable atau OPPO HeyMelody.
Kesimpulan: Untuk Siapa Xiaomi Buds 6?
Xiaomi Buds 6 adalah pilihan tepat bagi Anda yang mengutamakan kenyamanan pemakaian seharian dan menginginkan kualitas suara yang baik tanpa tekanan di liang telinga. Cocok untuk pekerja kantoran, mahasiswa, atau siapa pun yang sering melakukan panggilan suara dan mendengarkan musik dalam waktu lama.
Sebaliknya, produk ini kurang cocok untuk Anda yang membutuhkan peredaman bising maksimal saat di transportasi umum atau di lingkungan bising. Untuk kebutuhan itu, TWS in-ear dengan ANC yang lebih agresif tetap menjadi raja. Dengan harga di bawah Rp 2 juta, Xiaomi Buds 6 menawarkan paket yang kompetitif, asalkan Anda paham batasannya.