PONTIANAK — Puluhan siswa kelas 1 hingga 6 SD Negeri 74 Pontianak mendapat kesempatan belajar langsung soal rambu lalu lintas dan cara aman menyeberang jalan dalam kegiatan yang digelar Satlantas Polresta Pontianak dan Astra Motor Kalbar, Senin (20/7/2026).
Alih-alih presentasi satu arah, anak-anak diajak mengenali marka jalan dan rambu melalui permainan visual. Polisi lalu lintas juga mempraktikkan teknik menyeberang di zebra cross yang benar di halaman sekolah.
Mengapa Keselamatan Jalan Diajarkan Sejak SD?
Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, mengatakan momentum Hari Anak dipilih untuk memperkuat kepedulian terhadap keselamatan generasi penerus. Ia menekankan bahwa pemahaman soal keselamatan di jalan harus dimulai sebelum anak terbiasa menjadi pengguna jalan.
"Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, di momen Hari Anak ini kami ingin mengenalkan #Cari_aman sebagai bentuk pentingnya keselamatan di jalan raya sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan," ujar Chrystian David dalam rilis yang diterima Antara.
Investasi Jangka Panjang Budaya Tertib Lalu Lintas
Astra Motor Kalbar memandang langkah preventif ini sebagai investasi jangka panjang. Anak-anak yang kini dibiasakan disiplin di jalan diharapkan tumbuh menjadi pengendara yang patuh aturan saat dewasa nanti.
Kegiatan ditutup dengan komitmen dari para siswa. Mereka berjanji akan selalu berhati-hati saat berjalan kaki maupun saat dibonceng orang tua menggunakan sepeda motor.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Pelibatan seluruh kelas dinilai efektif menjangkau lebih banyak anak sekaligus menciptakan efek ganda ke keluarga masing-masing.