Samsung Hadirkan Home of Samsung, Ekosistem Belanja Resmi dengan Trade-In dan Cicilan 0%

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Kamis, 05 November 2026 | 13:52:31 WIB
Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Home of Samsung, ekosistem belanja resmi yang menyatukan trade-in, cicilan 0%, dan layanan purnajual.

KALIMANTAN BARAT — Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Home of Samsung, ekosistem belanja resmi yang menyatukan program trade-in, cicilan 0% hingga 24 bulan, Galaxy Care, dan Premium Service dalam satu kanal. Layanan ini dapat diakses lewat Samsung.com, Samsung Shop App, dan toko fisik Samsung Store. Langkah tersebut menyasar konsumen yang makin cermat mempertimbangkan fleksibilitas pembayaran dan layanan purnajual, bukan sekadar harga.

Head of Online Business Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar menyatakan kanal resmi perusahaan dirancang agar konsumen mendapat manfaat sebelum, selama, dan setelah pembelian. Menurut dia, program trade-in memudahkan upgrade perangkat dengan biaya lebih hemat, sementara cicilan 0% hingga 24 bulan selalu tersedia untuk transaksi yang memenuhi syarat.

"Semua keuntungan ini kami hadirkan melalui ekosistem resmi Samsung, baik di Samsung.com, Samsung Shop App, maupun Samsung Store, sehingga konsumen bisa memilih cara belanja yang paling nyaman sesuai kebutuhan mereka," ujar Selvia dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Empat Manfaat Utama Home of Samsung

Samsung merangkum ekosistem belanja resminya ke dalam empat layanan yang saling melengkapi. Keempatnya mencakup pengurangan biaya upgrade, fleksibilitas pembayaran, perawatan perangkat, hingga dukungan purnajual personal.

1. Trade-In Lebih Untung

Program Samsung Trade-In memungkinkan konsumen menukarkan perangkat lama yang memenuhi syarat untuk memperoleh potongan harga saat membeli perangkat baru. Selama periode promosi tertentu, tersedia penawaran trade-in tambahan yang membuat biaya upgrade semakin ringan.

2. Cicilan 0% hingga 24 Bulan

Samsung menyediakan opsi cicilan 0% hingga 24 bulan sepanjang waktu melalui mitra pembayaran yang berpartisipasi. Contohnya, Galaxy Tab S12+ seharga Rp 21.999.000 dapat dicicil sekitar Rp 917 ribu per bulan selama 24 bulan.

Skema tersebut memberi konsumen ruang merencanakan pembelian perangkat sesuai kemampuan bayar. Syarat dan ketentuan mitra pembayaran tetap berlaku untuk setiap transaksi.

3. Galaxy Care Lebih Menjaga

Layanan Galaxy Care mencakup pembersihan smartphone dari debu dan kotoran, termasuk pada layar dan lubang speaker, serta bantuan pembaruan software. Untuk perangkat tertentu, tersedia penggantian screen protector, termasuk pelindung layar utama Galaxy Z Fold dan Z Flip sesuai ketentuan.

Pengguna Galaxy Watch juga bisa memperoleh bantuan kalibrasi dan penyesuaian perangkat. Tujuannya menjaga keakuratan pengukuran dan memastikan fungsi perangkat berjalan optimal.

4. Premium Service Lebih Nyaman

Melalui Samsung Premium Service, pengguna produk premium tertentu mendapat dukungan prioritas, mulai dari bantuan penggunaan hingga layanan purnajual. Bagi pengguna smartphone Galaxy premium yang memenuhi syarat, tersedia VIP Service berupa bantuan aktivasi, demonstrasi fitur, dan panduan penggunaan perangkat.

Konsumen juga dapat mengakses call center 24 jam, chat, dan email untuk kebutuhan dukungan. Layanan ini memperpanjang pendampingan Samsung setelah transaksi selesai.

Mengapa Konsumen Makin Cermat Berbelanja

Survei Databoks mencatat 50,1% responden membandingkan harga gadget dan elektronik di toko offline dan online. Sebanyak 32% responden mempertimbangkan daya tahan dan kualitas produk sebelum membeli.

Data tersebut menunjukkan harga dan spesifikasi bukan satu-satunya pertimbangan. Pilihan transaksi, kesempatan mencoba produk langsung, dan layanan purnajual ikut menentukan keputusan konsumen.

Minat terhadap program trade-in juga terbilang tinggi. Sepanjang 2026, rata-rata satu dari tiga pembeli smartphone Samsung memanfaatkan program tersebut. Angkanya melonjak menjadi 59% selama masa pre-order Galaxy Z Series paruh kedua 2026.

Penggunaan cicilan bank 0% pada periode yang sama naik 10% dibandingkan generasi sebelumnya. Tren ini mendorong Samsung memperkuat pengalaman belanja lewat Samsung.com, Samsung Shop App, dan Samsung Store.

Bagi pelaku bisnis digital, langkah Samsung memperlihatkan pola yang makin lazim di pasar gadget Indonesia: kanal resmi dijadikan pusat layanan purnajual, bukan sekadar etalase produk. Konsumen yang membeli lewat kanal resmi mendapat akses ke program trade-in, cicilan, dan perawatan dalam satu ekosistem.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top