SANGGUA — Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Sanggau menggelar Technical Meeting (TM) MTQ ke-34 untuk mematangkan seluruh aspek perlombaan. Dalam pertemuan teknis tersebut, pihak panitia menegaskan kembali aturan main yang wajib dipatuhi seluruh kontingen dan peserta.
Ketua LPTQ Kabupaten Sanggau menyampaikan bahwa TM menjadi forum krusial untuk menyamakan persepsi antara dewan hakim, panitia, dan masing-masing kafilah. "Kami ingin semua pihak paham betul terhadap mekanisme lomba. Jangan sampai ada celah yang menimbulkan perselisihan di kemudian hari," ujarnya.
Dalam TM yang berlangsung tertutup itu, sejumlah poin krusial menjadi sorotan. Berikut empat aturan utama yang ditekankan LPTQ Sanggau:
Pesan paling menonjol dari TM kali ini adalah imbauan LPTQ untuk menyelesaikan segala persoalan secara elegan. Ketua LPTQ menegaskan bahwa MTQ bukan ajang untuk saling menjatuhkan, melainkan syiar agama dan silaturahmi antarumat.
"Kami minta jika ada persoalan antar peserta atau antar kontingen, selesaikan dengan musyawarah. Jangan sampai masalah kecil merusak semangat kebersamaan. Semua kita saudara," tegasnya dalam sambutan penutup TM.
Technical Meeting MTQ ke-34 Sanggau dihadiri oleh perwakilan dari 15 kecamatan se-Kabupaten Sanggau. Panitia menargetkan seluruh persiapan teknis rampung sepekan sebelum pembukaan acara utama.