SINGKAWANG — Warga di perbatasan Kalimantan Barat kini tak perlu lagi menempuh perjalanan puluhan kilometer ke Kota Singkawang hanya untuk mengurus paspor. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang menjemput bola melalui program Eazy Passport di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang, Dadang Munandar, melalui Kepala Sub Seksi Dokumen Perjalanan Faizal, mengatakan layanan ini sengaja dihadirkan untuk mendekatkan akses keimigrasian ke masyarakat terpencil.
"Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah perbatasan mendapatkan akses pelayanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan nyaman tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi. Melalui Eazy Passport, kami hadir lebih dekat untuk memberikan pelayanan terbaik," kata Faizal di Singkawang, Minggu.
Faizal merinci, sepanjang bulan ini pihaknya telah melayani 39 pemohon paspor di Jagoi Babang. Angka ini menunjukkan kebutuhan dokumen perjalanan di wilayah perbatasan cukup signifikan.
Menurut dia, Eazy Passport merupakan inovasi Direktorat Jenderal Imigrasi untuk meningkatkan aksesibilitas pelayanan, khususnya bagi daerah dengan keterbatasan jarak dan transportasi menuju kantor imigrasi.
Jagoi Babang yang berbatasan langsung dengan negara tetangga memiliki mobilitas masyarakat yang tinggi. Banyak warga yang bekerja, berdagang, atau memiliki urusan keluarga lintas batas, sehingga paspor menjadi dokumen vital.
Sebelum ada layanan jemput bola, warga harus mengeluarkan biaya tambahan dan waktu berjam-jam untuk pergi ke Singkawang. Kini, pengurusan paspor bisa dilakukan lebih dekat dari rumah.
"Respons masyarakat terhadap layanan ini sangat positif. Warga merasa terbantu karena dapat mengurus paspor lebih dekat dengan tempat tinggal tanpa harus mengeluarkan biaya dan waktu tambahan untuk bepergian ke Kota Singkawang," ujar Faizal.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang berkomitmen memperluas jangkauan Eazy Passport ke berbagai daerah lainnya. Langkah ini bagian dari upaya memberikan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Melalui program tersebut, Imigrasi Singkawang berharap seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah perbatasan, dapat memperoleh pelayanan keimigrasian yang setara, mudah dijangkau, dan berkualitas tanpa harus meninggalkan kampung halaman.