Warga Embaloh Hilir Kapuas Hulu Keluhkan Jalan dan Jembatan Rusak, Pembangunan Terkendala Efisiensi Anggaran

Penulis: Pandu Wibisono  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:26:27 WIB
Jalan rusak parah di Embaloh Hilir menghambat mobilitas warga setempat.

KALIMANTAN BARAT — Kondisi jalan di sejumlah desa di Embaloh Hilir dikeluhkan sudah rusak sejak beberapa bulan terakhir. Lubang-lubang besar menganga di badan jalan, sementara jembatan penghubung antar desa juga mengalami kerusakan struktural yang membahayakan pengguna.

Jalan Rusak Sepanjang Puluhan Kilometer

Warga setempat menyebut kerusakan jalan mencapai puluhan kilometer, terutama di ruas yang menghubungkan Desa Nanga Embaloh dengan desa-desa penyangga. Kondisi ini mempersulit mobilitas warga yang hendak menjual hasil pertanian atau mengakses layanan kesehatan.

"Kami sudah berkali-kali melapor ke pihak kecamatan, tapi belum ada perbaikan berarti. Jalan ini satu-satunya akses kami ke pasar dan puskesmas," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Jembatan Mulai Ambruk, Warga Khawatir

Selain jalan, jembatan kayu di beberapa titik mulai lapuk dan ambruk. Warga terpaksa memutar hingga belasan kilometer untuk menyeberangi sungai kecil yang biasanya bisa ditempuh dalam hitungan menit.

Kekhawatiran warga meningkat karena jembatan tersebut kerap dilalui anak-anak sekolah dan ibu hamil yang hendak ke puskesmas. Belum ada laporan korban jiwa, namun potensi kecelakaan dinilai tinggi.

Pemkab Kapuas Hulu: Anggaran Terbatas

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengakui bahwa kondisi infrastruktur di Embaloh Hilir membutuhkan perhatian serius. Namun, pihaknya menyebut pembangunan terkendala efisiensi anggaran daerah.

"Kami sudah memasukkan perbaikan jalan dan jembatan di Embaloh Hilir ke dalam usulan prioritas. Tapi karena adanya kebijakan efisiensi, realisasinya harus menunggu alokasi anggaran berikutnya," kata pejabat Dinas PUPR Kapuas Hulu yang enggan disebut namanya.

Fakta Singkat: Kerusakan Infrastruktur di Embaloh Hilir

  • Jalan rusak diperkirakan mencapai puluhan kilometer di sejumlah desa.
  • Jembatan kayu di dua titik dilaporkan ambruk dan tidak bisa dilalui kendaraan.
  • Warga terpaksa memutar hingga 12 kilometer untuk akses alternatif.
  • Pemkab Kapuas Hulu menyatakan perbaikan belum bisa dilakukan karena efisiensi anggaran.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum kondisi semakin parah. Mereka mengancam akan mengirimkan surat pengaduan resmi ke DPRD Kapuas Hulu jika perbaikan tidak kunjung dilakukan dalam waktu dekat.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top