Pemkab Kubu Raya Rasionalisasi Belanja Operasional Demi Efisiensi, Sujiwo Pastikan Program Prioritas dan TPP Tidak Dipangkas

Penulis: Pandu Wibisono  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 15:04:56 WIB
Bupati Sujiwo memastikan program prioritas dan TPP ASN di Kubu Raya tetap aman dari pemangkasan anggaran.

KUBU RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya resmi memangkas sejumlah pos belanja operasional menyusul adanya tekanan fiskal dan perubahan kebijakan dari pemerintah pusat. Bupati Kubu Raya Sujiwo memastikan bahwa pemangkasan anggaran tidak berdampak pada program prioritas dan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Program Prioritas dan TPP Aman dari Pemangkasan

Dalam pernyataannya, Sujiwo menegaskan bahwa efisiensi hanya menyasar belanja operasional yang dinilai tidak mendesak. "Program prioritas dan TPP tidak dipangkas," ujarnya.

Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan fiskal di tengah kebijakan pusat yang mengharuskan daerah melakukan penghematan. Pemkab Kubu Raya memilih untuk tidak mengorbankan sektor-sektor yang berdampak langsung pada pelayanan masyarakat.

Tekanan Fiskal dari Kebijakan Pusat Menjadi Pemicu

Kebijakan rasionalisasi ini merupakan respons terhadap perubahan kebijakan keuangan negara yang membatasi ruang fiskal daerah. Pemkab Kubu Raya harus menyesuaikan belanja agar tetap sehat secara anggaran tanpa mengganggu program pembangunan.

Pemangkasan difokuskan pada pos-pos seperti perjalanan dinas, rapat, dan pengadaan barang yang tidak prioritas. Dengan begitu, anggaran bisa dialokasikan ulang ke sektor yang lebih produktif.

Dampak Langsung bagi ASN dan Layanan Publik

Kepastian tidak dipangkasnya TPP menjadi kabar baik bagi ribuan ASN di lingkungan Pemkab Kubu Raya. Sujiwo menekankan bahwa kesejahteraan pegawai tetap menjadi perhatian utama.

Selain itu, program-program prioritas seperti infrastruktur dasar, kesehatan, dan pendidikan dipastikan berjalan sesuai rencana. Pemkab Kubu Raya berupaya agar efisiensi tidak mengorbankan kualitas layanan kepada warga.

Strategi Pemkab Kubu Raya Menjaga Stabilitas Fiskal

Pemkab Kubu Raya terus memantau realisasi anggaran secara ketat untuk mengantisipasi ketidakpastian fiskal ke depan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan daerah.

Dengan rasionalisasi belanja operasional, Pemkab Kubu Raya berharap bisa melewati masa tekanan fiskal tanpa mengganggu program pembangunan dan kesejahteraan pegawai. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang masih dalam batas aman.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top