PUTUSSIBAU — APDESI Kapuas Hulu mengambil sikap tewas menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026. Organisasi yang menaungi kepala desa ini secara resmi mengimbau seluruh warga untuk tidak tergiur politik uang dan hasutan provokatif yang bisa merusak proses demokrasi di tingkat desa.
Ketua APDESI Kapuas Hulu, dalam pernyataan yang diterima redaksi, menegaskan bahwa politik uang adalah ancaman nyata bagi kualitas kepemimpinan desa. "Kami minta warga tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun untuk memilih calon tertentu. Ini soal masa depan desa," ujarnya.
Pilkades Serentak 2026 di Kapuas Hulu akan digelar di ratusan desa yang tersebar di 23 kecamatan. Proses demokrasi ini dinilai krusial karena kepala desa terpilih akan mengelola anggaran dana desa yang mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya.
APDESI mencatat, potensi kerawanan tertinggi justru bukan pada hari pencoblosan, melainkan pada masa kampanye. "Provokasi antar pendukung dan politik uang sering muncul di momen ini. Kami ingin warga sadar bahwa memilih karena uang sama saja menjual hak mereka," tambah Ketua APDESI.
Jelang tahun politik desa, APDESI Kapuas Hulu tidak ingin kecolongan. Pengalaman pilkades sebelumnya menunjukkan bahwa politik uang masih menjadi praktik yang sulit diberantas meski sudah ada sanksi tegas. Dengan imbauan sejak dini, organisasi ini berharap warga lebih kritis dan tidak mudah diombang-ambingkan oleh kepentingan sesaat.
APDESI juga mengingatkan bahwa provokasi antar kelompok bisa memicu perpecahan di tengah masyarakat desa yang selama ini hidup rukun. "Kami minta semua pihak menjaga silaturahmi. Pilkades adalah ajang memilih pemimpin, bukan ajang bermusuhan," tegasnya.
APDESI Kapuas Hulu berencana menggelar sosialisasi ke desa-desa rawan dalam beberapa bulan ke depan. Materi sosialisasi akan fokus pada bahaya politik uang dan cara menangkal provokasi. Mereka juga menggandeng pihak kepolisian dan pemkab untuk mengawasi jalannya tahapan pilkades.
Warga diimbau untuk melaporkan jika menemukan praktik politik uang atau provokasi di lingkungan masing-masing. APDESI menjamin identitas pelapor akan dirahasiakan demi keamanan bersama.