SINGKAWANG — Budaya ngopi di Singkawang bukan sekadar rutinitas, melainkan tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun. Setidaknya ada empat warung kopi legendaris yang masih bertahan dan menjadi ikon kuliner di kota ini, dengan usia operasional bervariasi dari 54 tahun hingga hampir satu abad.
Kopi Nikmat menjadi salah satu kedai kopi tertua di Singkawang yang sudah berdiri sejak 1930. Berlokasi di pusat kota, kedai ini menawarkan sajian kopi klasik dengan cita rasa autentik yang tetap dipertahankan hingga kini.
Selain kopi, tersedia juga menu lain seperti teh susu, teh telur, aneka kue, hingga camilan seperti risoles. Kopi Nikmat buka mulai pukul 06.00 hingga 15.00 WIB dengan harga kopi mulai dari Rp 12.000.
Kopi Tiam Rusen menjadi pilihan lain bagi pencinta kopi tradisional. Kedai ini sudah berdiri sejak 1955 dan masih mempertahankan konsep bangunan lama yang khas.
Suasana jadul yang ditawarkan membuat tempat ini kerap dikunjungi wisatawan, terutama saat perayaan Cap Go Meh. Menu yang disajikan pun masih mengusung rasa klasik yang konsisten dari dulu hingga sekarang. Kopitiam ini buka mulai pukul 06.00 hingga 23.00 WIB.
Han's Kopitiam menjadi salah satu tempat nongkrong favorit di Singkawang yang hampir selalu ramai sejak pagi. Tak hanya kopi, pengunjung juga bisa menikmati berbagai menu makanan berat seperti bubur khas Singkawang, mi ayam asin, lontong sayur, hingga nasi kuning.
Untuk camilan, tersedia juga aneka kue dengan harga yang relatif terjangkau. Tempat ini cocok bagi mereka yang ingin sarapan sambil menikmati suasana pagi di Singkawang.
Warung Kopi Aming sudah berdiri sejak 1970 dan menjadi salah satu ikon kopi di kota ini. Kedai ini terkenal dengan racikan kopinya yang kuat dan nikmat, bahkan bubuk kopinya sudah dipasarkan hingga ke luar daerah.
Warung Kopi Aming buka dari pukul 05.00 hingga 24.00 WIB, namun memiliki tradisi unik, yaitu tutup setiap Minggu terakhir di akhir bulan. Tak heran jika tempat ini hampir selalu dipadati pengunjung setiap hari.
Keempat warung kopi ini menjadi bukti bahwa budaya ngopi di Singkawang telah menjadi bagian dari identitas kota. Bagi wisatawan yang berkunjung, mampir ke salah satu kedai ini bisa menjadi pengalaman menikmati sejarah sambil mencicipi cita rasa kopi yang telah bertahan lintas generasi.