Baru 2,6 Persen, Pemprov Kalbar Genjot Program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan Anggaran Rp 2,33 Miliar

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:45:41 WIB
Pemprov Kalbar genjot program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan anggaran Rp 2,33 miliar.

PONTIANAK — Capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kalimantan Barat hingga April 2026 masih sangat rendah. Data terbaru menunjukkan realisasi program baru menyentuh angka 2,6 persen, sementara target nasional yang dicanangkan pemerintah pusat adalah 36 persen.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Provinsi Kalbar untuk mengambil langkah percepatan. Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Erna Yulianti, menyebut angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Capaian kita saat ini masih berada di angka 2,6 persen dan masih jauh dari target nasional. Karena itu, program CKG terus kami dorong agar layanan deteksi dini kesehatan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Anggaran Rp 2,33 Miliar untuk Operasional dan Bahan Medis

Untuk mendukung percepatan program, Pemprov Kalbar telah mengalokasikan dana sebesar Rp 2,33 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk menopang operasional kegiatan serta penyediaan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Program CKG sendiri merupakan salah satu program prioritas Gubernur Kalbar Ria Norsan. Tahap awal pelaksanaannya menyasar 120 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar.

Layanan Deteksi Dini: dari Hipertensi hingga Thalasemia

Program CKG mencakup berbagai layanan pemeriksaan kesehatan penting. Pemeriksaan meliputi deteksi dini hipertensi, diabetes, kanker payudara, kanker serviks, pemeriksaan kesehatan indera, kesehatan gigi dan mulut, hingga deteksi dini thalasemia.

Menurut Erna, program ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Dengan deteksi dini, berbagai penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga risiko komplikasi dan tingkat keparahan penyakit dapat ditekan.

Fakta Singkat Program CKG Kalbar 2026

  • Realisasi program baru mencapai 2,6 persen dari target nasional 36 persen.
  • Anggaran yang disiapkan Pemprov Kalbar sebesar Rp 2,33 miliar.
  • Sasaran awal: 120 ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar.
  • Layanan meliputi deteksi hipertensi, diabetes, kanker, thalasemia, hingga kesehatan gigi.

Pemerataan Layanan Jadi Target Utama

Pemprov Kalbar berharap melalui penguatan program CKG, masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara lebih merata tanpa terkendala wilayah maupun keterbatasan layanan. Program ini juga diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini melalui pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat.

Pemerintah Provinsi Kalbar menilai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Karena itu, program CKG akan terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga ke tingkat kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: nomorsatukaltim.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top