Harga Emas Antam Naik Rp25.000 Jadi Rp2,789 Juta per Gram, Selisih Buyback Capai Rp195.000

Penulis: Ujang Rahmat  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 12:00:11 WIB
Harga emas Antam naik Rp25.000 menjadi Rp2,789 juta per gram pada Selasa, 19 Mei 2024.

KALIMANTAN BARAT — Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia Antam yang diperbarui pukul 08.30 WIB, harga emas batangan 1 gram hari ini berada di Rp2,789 juta. Angka ini naik Rp25.000 dibandingkan posisi Senin (18/5) yang tercatat di Rp2,764 juta per gram. Kenaikan juga terjadi pada harga pembelian kembali (buyback), yang kini berada di Rp2,594 juta per gram, juga naik Rp25.000.

Selisih Harga Jual-Beli Kian Melebar, Investor Perlu Hitung Biaya Transaksi

Selisih antara harga jual dan harga buyback yang mencapai Rp195.000 per gram menjadi perhatian bagi investor ritel. Angka ini setara dengan 7% dari harga jual, lebih tinggi dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Bagi investor yang berburu capital gain jangka pendek, spread sebesar ini bisa menggerus keuntungan jika harga tidak bergerak signifikan dalam waktu singkat.

Antam menerapkan pajak 0,25% untuk setiap transaksi pembelian. Sebagai contoh, untuk emas 1 gram, investor harus menyiapkan dana Rp2.795.972 setelah pajak, sementara nilai buyback hanya Rp2.594 juta. Artinya, harga emas harus naik minimal 7,7% hanya untuk mencapai titik impas.

Harga Emas Premium vs Alternatif: Antam, BSI, Galeri24, dan UBS

Perbedaan harga antarproduk emas batangan di pasar domestik cukup terasa hari ini. Emas Antam tetap menjadi yang termahal di segmen 1 gram, sementara produk lain menawarkan harga lebih kompetitif. BSI Gold 1 gram dibanderol Rp2,681 juta dengan buyback Rp2,551 juta, sedangkan Galeri24 justru turun Rp8.000 menjadi Rp2,756 juta. Emas UBS juga turun Rp5.000 ke level Rp2,788 juta.

Berikut daftar harga emas ukuran 1 gram dari berbagai merek pada Selasa (19/5):

  • Antam: Rp2.789.000 (harga dasar, belum termasuk pajak 0,25%)
  • BSI Gold: Rp2.681.000 (harga jual) / Rp2.551.000 (buyback)
  • Galeri24 (Pegadaian): Rp2.756.000
  • UBS: Rp2.788.000

Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh produsen, standar cetakan, hingga jalur distribusi masing-masing merek. Emas Antam misalnya, memiliki premium lebih tinggi karena sertifikasi dan likuiditas yang lebih baik di pasar sekunder.

Antam Ukuran Besar Paling Efisien, Spread Makin Sempit

Bagi investor dengan modal lebih besar, emas Antam ukuran 1.000 gram menawarkan efisiensi harga. Logam mulia 1 kg dibanderol Rp2,729 miliar per batang, atau setara Rp2,729 juta per gram — lebih murah Rp60.000 per gram dibandingkan ukuran 1 gram. Pola yang sama terlihat pada semua merek: semakin besar ukuran, semakin rendah harga per gramnya.

Di sisi lain, emas Antam ukuran 0,5 gram dijual Rp1.444.500, atau setara Rp2,889 juta per gram — lebih mahal 3,6% dari harga ukuran 1 gram. Investor ritel dengan anggaran terbatas perlu mempertimbangkan biaya premium ini sebelum membeli dalam jumlah kecil.

Apa Arti Kenaikan Harga Emas bagi Investor dan Masyarakat?

Kenaikan harga emas Antam yang konsisten dalam beberapa hari terakhir mencerminkan tingginya permintaan logam mulia sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global. Bagi investor, momen ini bisa menjadi peluang untuk merealisasikan keuntungan jika sudah membeli di harga lebih rendah. Namun, bagi masyarakat yang baru ingin mulai investasi emas, spread yang lebar dan harga yang sudah tinggi perlu dipertimbangkan matang-matang.

Pilihan jatuh pada merek emas juga memengaruhi potensi keuntungan. Emas Antam memang lebih likuid saat dijual kembali, tetapi harganya lebih mahal. Sementara produk seperti BSI Gold atau Galeri24 menawarkan entry price lebih rendah, namun pasar sekundernya mungkin tidak seluas Antam.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top