PLN Kalbar Turunkan 15 Personel Tebang Pohon dan Perbaiki Tiang Listrik Miring di Mempawah

Penulis: Pandu Wibisono  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 16:15:01 WIB
Tim PLN Kalbar melakukan penebangan pohon dan perbaikan tiang listrik miring di Mempawah.

MEMPAWAH — Tidak hanya sekadar mengganti kabel atau memotong ranting, PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mempawah menggelar aksi pemeliharaan jaringan listrik secara massal yang disebut Gerakan ROW Serentak (GROWS) pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini menyasar dua titik rawan gangguan di Kecamatan Mempawah Hilir.

Pohon Dekat Jaringan Jadi Sasaran Utama Pemeliharaan

Tim teknik fokus pada pemeliharaan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang kerap terganggu oleh vegetasi di sekitarnya. Pekerjaan dimulai dari penebangan pohon yang sudah menjulang tinggi hingga mengancam kabel listrik, pemasangan cover line device (CLD) untuk melindungi konduktor, dan perbaikan tiang distribusi yang mulai miring akibat tanah longsor.

“Kami melakukan briefing sebelum pekerjaan dimulai dan memastikan seluruh personel menggunakan alat pelindung diri sesuai standar. Fokus utama kami adalah menyelesaikan pekerjaan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran,” ujar Deni Putra Jaya, Manager ULP Mempawah.

Strategi Preventif Hadapi Cuaca Ekstrem di Kalbar

Manager PLN UP3 Mempawah, Abdul Azis P., menjelaskan bahwa GROWS merupakan strategi pemeliharaan preventif yang dirancang untuk menjaga kualitas layanan listrik. Jalur distribusi yang berdekatan dengan vegetasi menjadi prioritas, terutama saat cuaca ekstrem yang kerap melanda Kalimantan Barat.

“Penebangan pohon, pemasangan CLD, hingga perbaikan konstruksi jaringan menjadi langkah penting agar potensi gangguan dapat ditekan, sehingga pelanggan dapat menikmati listrik yang lebih stabil dan berkualitas,” kata Abdul Azis.

PLN Minta Warga Tak Tanam Pohon Dekat Jaringan

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik tidak hanya ditentukan oleh kapasitas pembangkit, tetapi juga kesiapan jaringan distribusi di lapangan. Ia mengajak masyarakat untuk turut aktif menjaga keamanan jaringan listrik.

“Kami mengimbau warga untuk tidak menanam pohon terlalu dekat dengan jaringan PLN. Jika menemukan kondisi jaringan yang berpotensi membahayakan, segera laporkan ke kantor PLN terdekat,” ungkap Maria.

Kolaborasi antara PLN dan masyarakat, menurut Maria, menjadi faktor penting dalam menjaga sistem kelistrikan tetap andal dan berkelanjutan di seluruh Kalimantan Barat. Pemeliharaan rutin seperti GROWS akan terus dilakukan secara berkala di wilayah-wilayah rawan gangguan. ***

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top