JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri silaturahmi sekaligus pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) periode 2026–2031 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (3/5). Kehadiran orang nomor satu di Jakarta ini menjadi sinyal penguatan hubungan antara pemerintah daerah dengan komunitas perantau asal Kalimantan.
Acara tersebut menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru yang diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi warga. Pramono menilai organisasi ini memiliki manajemen yang rapi dibandingkan kelompok serupa dari daerah lain yang pernah ia sambangi.
Pramono Anung memberikan pujian khusus terhadap kesiapan panitia dalam menyelenggarakan acara pengukuhan tersebut. Menurutnya, koordinasi yang solid merupakan modal utama dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.
"Saya sering menghadiri acara seperti ini. Namun, menurut saya, ini yang paling kompak. Jika dibandingkan dengan daerah lain, meskipun wilayahnya lebih besar, belum tentu panitia maupun pengurusnya bisa serapi ini," ujar Pramono Anung di hadapan para pengurus, Minggu (3/5).
Kekompakan ini dianggap sebagai fondasi penting. Tanpa sinergi internal yang kuat, organisasi sosial kemasyarakatan akan sulit mencapai target program kerja yang telah disusun.
Selain memberikan selamat kepada jajaran pengurus baru, Gubernur DKI Jakarta juga membuka pintu kolaborasi yang lebih luas. Ia menekankan pentingnya sinergi antara IKKB dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam berbagai program strategis yang menyentuh kepentingan warga.
"Saya ucapkan selamat kepada pengurus IKKB yang baru. Ini bukan tugas yang mudah, tapi sangat mulia. Saya berharap kita bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta," tuturnya.
Pramono menyatakan kesiapannya untuk mendukung pengembangan organisasi secara konkret. Salah satu poin utamanya adalah dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang dapat menunjang aktivitas sosial dan budaya warga Kalimantan Barat di Jakarta. Hal ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya sekaligus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi warga perantauan.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono turut menyoroti peran strategis Kalimantan Barat dalam peta ekonomi nasional. Kontribusi sumber daya alam dari wilayah ini dinilai sangat signifikan bagi pendapatan negara di tingkat pusat selama ini.
Ia berharap Kalimantan Barat terus berinovasi untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci agar pembangunan di daerah asal bisa berjalan lebih mandiri dan masif, sejalan dengan besarnya potensi alam yang dimiliki.
"Saya tahu Kalimantan Barat memiliki peran signifikan bagi bangsa ini. Banyak sumber daya alam yang mengalir ke pusat. Mudah-mudahan ke depan APBD dan PAD-nya bisa meningkat," kata Pramono.
Pengukuhan pengurus periode 2026–2031 ini menjadi momentum bagi IKKB untuk mempererat persaudaraan. Organisasi kini ditantang untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan di Jakarta maupun memberikan dampak positif bagi tanah kelahiran di Kalimantan Barat.