DKI Jakarta dan Kalbar Bangun Markas Bersama IKKB di Cempaka Putih

Penulis: Yoga Permadi  •  Minggu, 03 Mei 2026 | 00:52:01 WIB
Gubernur DKI Jakarta dan Kalbar resmi menyepakati pembangunan markas IKKB di Cempaka Putih.

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi menyepakati rencana pembangunan gedung sekretariat Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB). Kepastian ini muncul dalam acara Pengukuhan Kepengurusan IKKB yang berlangsung di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2026).

Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan dan koordinasi bagi ribuan warga perantauan asal Kalimantan Barat yang menetap di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pembangunan markas bersama tersebut merupakan bentuk konkret sinergi antarprovinsi yang saling menguntungkan.

Langkah monumental ini menjadi titik awal konkretisasi fasilitas bagi masyarakat Borneo Barat di ibu kota negara. Perencanaan strategis ini telah memasuki tahap diskusi teknis terkait lokasi dan mekanisme pembiayaan antara kedua belah pihak.

Kontribusi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat untuk Pusat

Pramono Anung menegaskan bahwa Kalimantan Barat memiliki posisi strategis dalam peta kemajuan ekonomi nasional. Kontribusi sumber daya alam (SDA) dari wilayah berjuluk Bumi Khatulistiwa tersebut dinilai sangat signifikan terhadap perputaran ekonomi di pusat pemerintahan saat ini.

"Iya tahu bahwa Kalimantan Barat ini mempunyai peran yang sangat signifikan bagi bangsa ini sekarang karena banyak sekali sumber daya alam yang mengalir ke pusat," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya, perhatian terhadap warga Kalbar di Jakarta melalui penyediaan fasilitas gedung merupakan langkah yang wajar. Hal ini mengingat besarnya sumbangsih provinsi tersebut bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional secara makro.

Harmoni Budaya Singkawang Jadi Teladan Keberagaman

Aspek kerukunan masyarakat di Kalimantan Barat juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut. Pramono memuji sejarah panjang toleransi di Kalbar yang tercermin dari berbagai perayaan budaya dan keagamaan yang masif serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu contoh nyata yang diangkat adalah tradisi perayaan Imlek di Kota Singkawang yang dikenal sebagai salah satu yang termegah di Indonesia. Pramono menilai semangat keberagaman tersebut sudah mendarah daging di kalangan warga Kalbar dan menjadi cerminan bangsa yang patut dibanggakan.

"Keberagaman sebenarnya warga Kalimantan Barat sudah memberikan contoh dari waktu ke waktu termasuk perayaan Imlek yang paling besar ada di Singkawang, tapi saya yakin kemarin pelaksanaan Imlek di Jakarta nggak kalah sekarang sama di Singkawang," tutur Pramono Anung.

Skema Penyediaan Lahan dan Konstruksi Gedung IKKB

Terkait teknis pelaksanaan, Pemprov DKI Jakarta dan para tokoh Kalimantan Barat telah memulai dialog intensif mengenai pembagian tanggung jawab. Diskusi mencakup penyediaan lahan strategis di wilayah Jakarta serta mekanisme pembiayaan konstruksi bangunan yang akan digunakan sebagai sekretariat.

Pramono menceritakan adanya pembicaraan awal dengan tokoh kunci mengenai pembagian tugas dalam mewujudkan fasilitas tersebut. Terdapat diskusi mengenai pihak mana yang akan menyiapkan lahan dan pihak mana yang akan menanggung biaya pembangunan fisik gedung.

Komitmen kuat dari kedua belah pihak diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek fisik tersebut. Dialog ini menjadi titik awal untuk menghadirkan fasilitas yang representatif bagi warga perantauan guna mempererat silaturahmi sekaligus menjaga identitas budaya di perantauan.

Rencana pembangunan gedung ini disambut positif oleh pengurus IKKB yang baru saja dikukuhkan. Keberadaan markas bersama ini diharapkan tidak hanya menjadi kantor administrasi, tetapi juga pusat pelestarian budaya bagi warga Kalimantan Barat di Jakarta.

Reporter: Yoga Permadi
Back to top