KALIMANTAN BARAT — ITB kembali membuka kesempatan bagi akademisi untuk bergabung sebagai tenaga pengajar. Rekrutmen dosen tidak tetap (DTT) ini menjadi jalur masuk bagi lulusan S2 dan S3 yang ingin mengajar di salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Kuota yang disediakan mencapai 70 orang, tersebar di sembilan fakultas dan sekolah.
Formasi yang Dibuka dan Sebaran Kuota
ITB membuka lowongan untuk sejumlah unit akademik. Berikut rincian formasi berdasarkan fakultas dan sekolah, lengkap dengan kuota sementara masing-masing:
- Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI): kuota maksimal 10 orang.
- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA): kuota 6 orang.
- Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD): kuota 6 orang.
- Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD): kuota 6 orang.
- Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB): kuota 5 orang.
- Fakultas Teknologi Industri (FTI): kuota 5 orang.
- Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM): kuota 5 orang.
- Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL): kuota 5 orang.
- Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM): kuota 5 orang.
- Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK): kuota 4 orang.
ITB juga membuka kemungkinan bagi pelamar dengan kualifikasi di luar bidang yang tercantum, terutama yang relevan dengan program multidisiplin dan multikampus.
Syarat Umum dan Kualifikasi Akademik
Pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan akademik. Secara umum, kandidat wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), berusia maksimal 35 tahun untuk lulusan S2 dan 40 tahun untuk lulusan S3 per 31 Desember 2026. Pelamar juga harus memiliki sertifikat ELPT ITB minimal 77 atau TOEFL ITP minimal 475, serta sertifikat TPA Bappenas dengan skor minimal 475 yang masih berlaku.
Kualifikasi akademik dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan:
- Pelamar S2: Wajib memiliki gelar magister dan sarjana di bidang relevan. IPK minimal S1 adalah 3,00 dan IPK minimal S2 adalah 3,25 dari skala 4,00. Gelar harus berasal dari perguruan tinggi luar negeri bereputasi atau dalam negeri yang terakreditasi internasional, Unggul, atau A.
- Pelamar S3: Wajib memiliki gelar doktor di bidang relevan. IPK minimal S1 adalah 3,00 dan IPK minimal S2 adalah 3,25. Kandidat yang akan lulus paling lambat 1 Mei 2027 diperbolehkan mendaftar dengan melampirkan surat pernyataan sesuai format panitia.
ITB juga mengutamakan pelamar yang memiliki pengalaman kerja relevan dan bersedia ditempatkan di seluruh kampus ITB, termasuk Ganesha, Jatinangor, Cirebon, dan Jakarta.
Cara Mendaftar dan Batas Waktu
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi rekrutmen ITB. Pelamar dapat mengakses link kualifikasi khusus untuk masing-masing fakultas atau sekolah yang diminati. Berikut tautan yang disediakan panitia:
- FITB: goitb.id/DTT-FITB
- FMIPA: goitb.id/DTT-FMIPA
- FSRD: goitb.id/DTT-FSRD
- FTI: goitb.id/DTT-FTI
- FTMD: goitb.id/DTT-FTMD
- FTTM: goitb.id/DTT-FTTM
- FTSL: goitb.id/DTT-FTSL
- SAPPK: goitb.id/DTT-SAPPK
- SBM: goitb.id/DTT-SBM
Batas akhir pendaftaran adalah 4 Agustus mendatang. Pastikan seluruh dokumen persyaratan, termasuk sertifikat bahasa Inggris dan TPA, telah disiapkan sebelum mengirimkan lamaran.