MEMPAWAH — Enam gelar juara diraih atlet madrasah asal Kabupaten Mempawah di ajang KORMA Kalbar 2026 yang digelar di Kubu Raya. Prestasi ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa siswa madrasah hanya fokus pada pelajaran agama dan sains.
Dominasi Tenis Meja dan Bola Voli
Dari enam medali yang dibawa pulang, cabang tenis meja menyumbang empat di antaranya. Dua medali perak diraih di nomor Tenis Meja Putra jenjang MI dan MTs. Sementara itu, dua medali perunggu direbut dari nomor Tenis Meja Putra dan Putri jenjang MA.
Di cabang bola voli, kontingen Mempawah meraih perak untuk tim Putri jenjang MTs dan perunggu untuk tim Putra jenjang MTs. Seluruh medali diserahkan pada malam penutupan di halaman MAN Kubu Raya yang dihadiri Wakil Bupati Kubu Raya dan Kepala Kanwil Kemenag Kalbar.
Kepala Kemenag Mempawah: Totalitas Tim Kunci Sukses
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Ikhwan Pohan, menyebut raihan ini bukan kebetulan. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kontingen, para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang dengan penuh semangat dan totalitas demi mengharumkan nama Kabupaten Mempawah,” ujarnya.
Menurut Ikhwan, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh tim. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi pada ajang-ajang berikutnya.
Madrasah sebagai Pabrik Atlet Masa Depan
Ikhwan menegaskan, enam medali ini menjadi bukti bahwa madrasah di Mempawah mampu bersaing di bidang olahraga, tak hanya akademik. “Saya berharap keberhasilan ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh peserta didik madrasah untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
KORMA 2026 sendiri diikuti kontingen dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Prestasi Mempawah diharapkan menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional mendatang.