Warga Mempawah Alami Luka Bakar 80 Persen Akibat Ledakan Tabung Gas, Keluarga Butuh Bantuan Biaya Pengobatan

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:01:31 WIB
Agus Susanto dirawat di Ruang Kenanga 12 RSUD dr Rubini Mempawah dengan luka bakar lebih dari 80 persen.

MEMPAWAH — Agus Susanto, pria yang sehari-hari bekerja serabutan, kini terbaring di Ruang Kenanga 12 RSUD dr Rubini Mempawah dengan hampir seluruh tubuh terbalut perban. Luka bakar yang dideritanya mencapai lebih dari 80 persen setelah tabung gas di rumah kontrakannya meledak. Sang istri, Priskila, setia menemani bersama seorang anak laki-laki mereka saat dijenguk pada Rabu (21/10/2026) malam.

Priskila menuturkan, peristiwa nahas itu bermula saat ia hendak memasak pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kompor gas di rumahnya macet dan tidak menyala, sehingga ia memanggil sang suami untuk memperbaikinya.

"Saat itu saya mau memasak. Tiba-tiba kompor gas di rumah macet, tidak menyala. Lalu saya panggil suami untuk memperbaiki. Saat tengah diperbaiki itulah, tabung gas tiba-tiba meledak," tutur Priskila.

Api Menyambar Tubuh dan Membakar Sebagian Dapur

Ledakan tersebut memicu kobaran api yang langsung menyambar pakaian dan tubuh Agus. Api juga mengenai tubuh Priskila hingga menyebabkan luka bakar pada lutut kiri, lengan kanan, dan sebagian wajah. Sebagian dapur rumah kontrakan mereka ikut terbakar sebelum warga sekitar berhasil memadamkannya.

Keduanya sempat dilarikan ke RSUD Pontianak Utara untuk mendapat penanganan medis. Kondisi Agus tidak kunjung membaik, dan tim dokter menyarankan perawatan di ruang ICU.

Sejumlah rumah sakit yang diupayakan keluarga saat itu dilaporkan tidak memiliki ruang ICU yang tersedia. Keterbatasan biaya pengobatan membuat Priskila akhirnya memindahkan suaminya ke RSUD dr Rubini Mempawah.

Bantuan Warga dan Ambulans Desa untuk Pemindahan Pasien

Pemindahan Agus ke RSUD dr Rubini Mempawah dapat terlaksana berkat kepedulian dua warga Mempawah, Eko Apriyadi dan Kurnain. Keduanya membantu menggunakan ambulans Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Priskila mengaku bersyukur karena dirinya dan Agus diterima dengan baik di RSUD dr Rubini Mempawah. Agus kemudian ditempatkan di Ruang Kenanga 12 untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Selama ini, biaya pengobatan mereka ditopang bantuan keluarga dan warga yang dikumpulkan secara patungan. Namun, bantuan tersebut dinilai belum cukup untuk menjamin kelanjutan kebutuhan pengobatan Agus.

Harapan kepada Pemkab Mempawah dan Para Donatur

Di tengah perjuangannya mendampingi sang suami, Priskila hanya berharap Agus segera pulih. Ia memohon perhatian Pemerintah Kabupaten Mempawah serta masyarakat dan para donatur yang memiliki kepedulian untuk meringankan beban keluarganya.

"Mudah-mudahan Pemkab Mempawah dan ada donatur yang bersedia membantu," harapnya.

Bagi masyarakat yang tergerak membantu pengobatan Agus Susanto, donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Mandiri dengan nama pemilik rekening Agus Susanto, nomor rekening 1460015005023. Informasi lebih lanjut atau koordinasi mengenai bantuan dapat menghubungi Priskila melalui nomor 0858-2873-7055.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top