PONTIANAK — Kabut asap yang menyelimuti Kota Pontianak, Kalimantan Barat, membuat warga yang beraktivitas di luar ruangan terganggu. Syarif Fasha, warga yang sedang menjalani kegiatan magang, mengaku merasakan langsung dampaknya karena lokasi magangnya berada di tempat terbuka.
Fasha mengatakan kabut asap sangat mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Ia menilai kondisi udara saat ini tidak nyaman untuk kegiatan di luar ruangan.
"Saya merasa sangat terganggu dengan kabut asap ini. Ditambah lagi saat ini saya lagi magang dan magang saya itu di tempat terbuka di lapangan luas," ujar Syarif Fasha.
Fasha berharap kondisi udara di Kota Pontianak segera membaik agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. Ia juga berharap kabut asap tidak terjadi lagi pada tahun mendatang.
"Harapan saya kedepannya Pontianak segera pulih dari kabut asap ini. Dan untuk kedepannya lagi tidak ada kejadian seperti ini lagi," ujar Syarif Fasha.
Fasha meminta pemerintah lebih tegas menghadapi persoalan kabut asap yang terus berulang setiap tahun. Menurutnya, penanganan serius diperlukan agar masyarakat tidak terus mengalami dampak kondisi seperti ini.
"Saya berharap pemerintah lebih tegas menghadapi masalah yang sudah berulang tiap tahun ini," ujar Syarif Fasha.
Kabut asap menjadi persoalan tahunan yang berdampak pada aktivitas warga Pontianak, terutama mereka yang bekerja di ruang terbuka. Warga berharap ada langkah nyata agar kondisi serupa tidak terulang di tahun-tahun berikutnya.