Polytron Surabaya IC 2026 Digelar Gratis, 279 Pemain dari 14 Negara Bersaing

Penulis: Tedy Rustandi  •  Senin, 21 September 2026 | 21:06:01 WIB
pebulu tangkis dari 14 negara bersaing di Polytron Surabaya International Challenge 2026.

KALIMANTAN BARAT — Sebanyak 279 pebulu tangkis dari 14 negara akan bersaing di Polytron Surabaya International Challenge 2026, dengan Indonesia mengirim kontingen terbesar mencapai 162 pemain. Turnamen ini bisa disaksikan gratis di GOR Sudirman, Surabaya, sebagai upaya mendekatkan bulu tangkis internasional ke masyarakat Jawa Timur.

Indonesia mendominasi daftar peserta Polytron Surabaya IC 2026 dengan 162 pemain, disusul Malaysia yang mengirim 40 wakil. Taiwan menyusul dengan 15 peserta, Singapura 13, Filipina 11, lalu Jepang dan Thailand masing-masing 9 pemain.

India mengirim 7 pebulu tangkis, Vietnam 6, sementara Australia dan Brunei Darussalam masing-masing dua peserta. Amerika Serikat, Inggris, dan Sri Lanka melengkapi daftar dengan satu wakil per negara.

GOR Sudirman Terbuka untuk Umum Tanpa Tiket

Seluruh pertandingan Polytron Surabaya IC 2026 dapat disaksikan langsung di GOR Sudirman tanpa biaya. Kebijakan ini membuka akses bagi pecinta bulu tangkis di Surabaya dan Jawa Timur untuk menyaksikan pertandingan internasional secara langsung.

"Kami berharap masyarakat Surabaya dan Jawa Timur dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk datang langsung ke GOR Sudirman," ujar Public Relation Manager Polytron, Kenny Meigar.

Menurut Kenny, menyaksikan pertandingan internasional tanpa tiket menjadi pengalaman tersendiri, baik bagi penggemar bulu tangkis maupun keluarga yang ingin menikmati pertandingan bersama.

Dukungan Polytron untuk Panggung Kompetisi Atlet

Kehadiran Polytron dalam rangkaian turnamen ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan mendukung perkembangan bulu tangkis Indonesia. Dukungan terhadap kompetisi internasional dinilai penting karena memberi ruang bagi atlet mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan kemampuan.

"Bagi Polytron, dukungan terhadap bulu tangkis merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir bersama olahraga bulu tangkis di Indonesia," kata Kenny melalui siaran pers Humas PP PBSI.

Kenny menambahkan, penyelenggaraan turnamen internasional di berbagai daerah memiliki nilai lebih karena membuka kesempatan masyarakat menyaksikan langsung perjuangan para atlet.

"Melalui Polytron Surabaya International Challenge 2026, kami ingin ikut memberikan ruang bagi para atlet untuk berkembang dan berkompetisi di level internasional, sekaligus mendukung perjalanan mereka menuju prestasi yang lebih tinggi," jelasnya.

Turnamen Internasional di Daerah Perluas Akses Penonton

Polytron Surabaya IC 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan pebulu tangkis nasional dan mancanegara. Turnamen ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan atmosfer pertandingan internasional tanpa harus pergi ke ibu kota atau membeli tiket mahal.

Format penyelenggaraan seperti ini dinilai memberi manfaat ganda: atlet mendapat panggung kompetisi, sementara penonton lokal mendapat akses langsung ke pertandingan level internasional.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: djarumbadminton.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top