Koramil 1210-06/Ngabang Pantau Titik Panas Karhutla di Desa Pak Mayam, 1,5 Hektare Lahan Terdampak

Penulis: Ujang Rahmat  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:35:32 WIB
Personel Koramil 1210-06/Ngabang melaksanakan patroli pemantauan titik panas karhutla di Desa Pak Mayam, Kabupaten Landak.

LANDAK — Personel Koramil 1210-06/Ngabang mengerahkan empat anggota untuk berpatroli dan memantau titik panas di Desa Pak Mayam. Mereka menggunakan empat unit kendaraan roda dua dan satu alat komunikasi HT untuk memastikan potensi kebakaran bisa segera ditangani sebelum meluas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari deteksi dini yang terus digencarkan jajaran TNI di Kabupaten Landak. Langkah ini diambil menyusul tingginya kerawanan kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut pada musim kemarau.

Luas Lahan Terdampak Capai 1,5 Hektare

Dari hasil pemantauan, satu titik hotspot dengan klasifikasi sedang terdeteksi di wilayah Desa Pak Mayam. Perkiraan sementara, luas lahan yang terdampak mencapai 1,5 hektare.

Menindaklanjuti temuan itu, personel Koramil menyiapkan pelaksanaan ground check atau pengecekan langsung ke lokasi. Tujuannya untuk memastikan kondisi di lapangan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Patroli dan Sosialisasi Digencarkan ke Daerah Rawan

Selain memantau titik panas, personel Koramil juga memperketat patroli di daerah rawan karhutla. Mereka menyasar wilayah-wilayah yang sebelumnya pernah mengalami kebakaran lahan.

Warga yang tinggal di sekitar lahan gambut dan perkebunan juga mendapat sosialisasi tentang bahaya membakar hutan dan lahan. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

Deteksi Dini Kunci Cegah Kebakaran Meluas

Danramil 1210-06/Ngabang, Kapten Arm Junaidi, menegaskan bahwa patroli dan pemantauan akan terus dilakukan. Menurutnya, deteksi dini sangat penting agar setiap potensi kebakaran segera diketahui dan ditindaklanjuti.

"Kami terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan Karhutla. Deteksi dini sangat penting agar setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti," ujarnya.

Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu mencegah terjadinya karhutla di Kabupaten Landak. Koramil mengajak warga menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: majalahmataborneonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top