Kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Kamis (20/8) malam, menghanguskan 50 unit ruko dan berdampak pada lebih dari 40 kepala keluarga. BPBD Bengkayang bersama pemerintah kecamatan dan desa langsung mendirikan posko keamanan dan bantuan untuk menangani warga terdampak pascakebakaran.
BENGKAYANG — Puluhan warga kehilangan tempat usaha dan mata pencaharian setelah si jago merah melalap deretan ruko di Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Peristiwa yang terjadi Kamis (20/8) malam itu menghanguskan 50 pintu atau unit ruko dan memaksa puluhan keluarga mengungsi.
Kepala Desa Sungai Duri, Heriyanto, menyebutkan lebih dari 40 kepala keluarga (KK) terdampak langsung dalam musibah ini. “Lebih dari 40 kepala keluarga terdampak dalam kejadian ini,” ujarnya saat dihubungi di Bengkayang, Jumat.
Penyebab Kebakaran Masih Misteri, Api Diduga dari Ruko Tengah
Hingga Jumat siang, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Berdasarkan informasi awal dari masyarakat, api pertama kali terlihat dari salah satu ruko di bagian tengah deretan bangunan.
“Sumber api belum diketahui. Informasi dari masyarakat, api berasal dari bagian tengah deretan ruko yang terbakar, tetapi belum diketahui asal maupun penyebabnya,” kata Heriyanto.
Kobaran api dengan cepat meluas karena bangunan ruko di kawasan tersebut saling berdekatan. Kondisi ini membuat proses pemadaman berlangsung alot dan membutuhkan dukungan personel serta armada dari berbagai daerah.
60 Unit Damkar Dikerahkan, Api Padam Dini Hari
Upaya pemadaman melibatkan sekitar 60 unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Bantuan datang dari sejumlah wilayah, di antaranya Sambas, Pemangkat, Selakau, Singkawang, hingga Pontianak dan sekitarnya.
Setelah berjibaku selama berjam-jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.00 WIB dini hari tadi. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Posko Bantuan dan Keamanan Didirikan di Kantor Desa
Pemerintah Desa Sungai Duri telah menyiapkan posko di aula desa untuk mendukung penanganan warga terdampak. BPBD Kabupaten Bengkayang juga berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Kalimantan Barat serta kecamatan dan desa untuk membuka posko keamanan dan bantuan.
“Koordinasi dengan provinsi. Nanti dari kecamatan dan desa membuka posko keamanan dan bantuan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang, Dwi Berta.
Lokasi kejadian berada di ruas jalan raya utama dari Pontianak menuju Kota Singkawang. Keberadaan posko ini dinilai penting untuk menjaga kondisi keamanan di lokasi serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.
Bupati Bengkayang Dijadwalkan Tinjau Lokasi
Bupati Bengkayang bersama jajaran BPBD dijadwalkan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi pascakebakaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan dan pendataan warga terdampak berjalan optimal.
BPBD bersama pemerintah kecamatan dan desa selanjutnya akan melakukan penanganan lanjutan terhadap warga terdampak, termasuk memastikan kebutuhan setelah kebakaran dapat ditangani melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi.