Kebakaran di Mempawah Hanguskan Rumah Warga Wajok Hulu, Uang Rp90 Juta untuk Biaya Sekolah Ikut Terbakar

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:28:01 WIB
Api melalap habis rumah milik Tuti di Desa Wajok Hulu, Mempawah, pada Rabu (19/8/2026) siang.

MEMPAWAHRumah milik Tuti (45) di Jalan Parit Brahima, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, ludes dilalap api pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena Tuti sedang berjualan ke Sungai Ambawang sejak pukul 06.00 WIB.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi, Jamaludin (65), yang mendengar suara ledakan dari bagian dapur rumah. Tak lama kemudian, percikan api membesar dan dengan cepat melahap seluruh bangunan beserta isinya. Warga yang panik langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Kerugian Capai Rp390 Juta, Uang Pendidikan Ikut Hangus

Dari keterangan keluarga, api turut menghanguskan uang tunai sekitar Rp90 juta yang disimpan di dalam rumah. Dana tersebut sebelumnya dipersiapkan untuk kebutuhan biaya sekolah anak-anak Tuti.

Selain uang tunai, bangunan rumah beserta barang-barang jualan dan sejumlah harta benda lainnya juga tidak terselamatkan. Total kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp390 juta, dengan rincian kerugian bangunan dan barang-barang sekitar Rp300 juta.

Diduga Bocornya Tabung Gas di Bagian Dapur

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari kebocoran tabung gas yang berada di bagian dapur. Ledakan yang terdengar warga menjadi awal mula api menyebar dengan cepat ke seluruh bagian rumah.

Proses pemadaman melibatkan sejumlah unit pemadam kebakaran. Petugas dari BPAJ Desa Jungkat, Pemadam Kebakaran Jungkat Raya Desa Jungkat, serta BPAS Siantan, Kecamatan Pontianak Utara, diterjunkan ke lokasi. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.20 WIB.

Keluarga Korban Berharap Bantuan Pemkab Mempawah

Keluarga korban berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk meringankan beban mereka. Bantuan tersebut dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta membantu keberlangsungan pendidikan anak-anak setelah rumah dan harta benda mereka habis terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah setempat terkait penanganan lanjutan pasca-kebakaran. Warga sekitar berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengimbau agar lebih waspada terhadap kebocoran tabung gas di rumah masing-masing.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: tkppontianak.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top