KALIMANTAN BARAT — Setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan perangkat lama, Apple akhirnya siap menggerakkan roda ekosistem smart home-nya. Laporan terbaru dari Bloomberg dan analis industri menunjukkan bahwa perusahaan yang berbasis di Cupertino ini memiliki peta jalan produk yang padat, mulai dari pembaruan perangkat keras yang sudah ada hingga lini aksesori keamanan rumah yang sepenuhnya baru.
Kehadiran Siri AI yang kini sudah terintegrasi menjadi kunci utama dari pembaruan ini. Sebelumnya, keterbatasan asisten virtual tersebut menjadi penghambat rilis hardware baru. Kini, dengan kemampuan AI yang lebih mumpuni, Apple dinilai siap bersaing dengan ekosistem rumah pintar Google dan Amazon.
Dua produk yang paling dinantikan adalah pembaruan untuk HomePod mini dan Apple TV 4K. Menurut laporan yang beredar, kedua perangkat ini dijadwalkan debut pada musim gugur tahun ini.
Untuk HomePod mini, peningkatannya akan mencakup lompatan chip dari S5 ke S9 atau yang lebih baru. Peningkatan lain yang diantisipasi termasuk opsi warna baru, chip nirkabel terbaru (kemungkinan N1 yang sama dengan iPhone tahun lalu), dan perbaikan kualitas audio. Meskipun perubahan hardware-nya tergolong moderat, dukungan penuh untuk Siri AI menjadi nilai jual utama yang akan membuat speaker ini jauh lebih pintar.
Sementara itu, Apple TV 4K dijadwalkan menerima peningkatan chip dari A15 Bionic ke A17 Pro. Meskipun chip tersebut sudah berusia tiga tahun, lompatan ini akan memungkinkan perangkat menjalankan kemampuan Apple Intelligence secara lokal dan mendukung Siri AI dengan lebih baik. Laporan juga menyebutkan adanya desain remote yang disempurnakan.
Harga untuk HomePod mini diperkirakan tetap di angka US$ 129 (sekitar Rp 2,1 juta), sementara Apple TV 4K dibanderol mulai dari US$ 199 (sekitar Rp 3,3 juta). Harga ini diharapkan stabil dengan perilisan hardware terbaru.
Di luar pembaruan rutin, Apple sedang mempersiapkan lompatan besar dengan memperkenalkan kategori produk baru: smart home hub dengan layar. Perangkat yang banyak disebut sebagai 'HomePad' ini akan hadir dalam dua varian, yaitu model layar yang menempel di dinding dengan sistem magnetis dan model dengan alas speaker, mirip Google Nest Hub.
Perangkat ini akan memiliki layar persegi 7 inci dan ditenagai oleh chip A18. Yang menarik, HomePad akan menjalankan sistem operasi baru yang disebut homeOS. OS ini dirancang untuk melakukan panggilan FaceTime, berinteraksi dengan Siri AI, mengelola perangkat smart home, dan berbagai fungsi lainnya.
Jadwal rilisnya masih belum pasti, dengan estimasi antara Oktober tahun ini hingga awal tahun depan. Ini menandakan bahwa perangkat tersebut bisa saja diluncurkan bersamaan dengan HomePod mini dan Apple TV 4K yang baru.
Apple juga dikabarkan tengah menggarap pembaruan untuk HomePod ukuran penuh. Meski belum ada timeline pasti, produk ini dipastikan akan hadir dengan chip yang lebih baru untuk mendukung Siri AI. Bloomberg melaporkan bahwa proyek ini sedang dalam pengerjaan.
Lebih jauh lagi, Apple berencana untuk masuk ke pasar aksesori smart home dengan merilis kamera keamanan dan bel pintu pintar (video doorbell) pertamanya. Langkah ini menandai perubahan strategi, di mana Apple tidak hanya menjadi penyedia software untuk rumah pintar, tetapi juga memproduksi hardware-nya sendiri.
Untuk jangka panjang, Apple juga mengembangkan versi premium dari HomePad dengan layar lebih besar, yaitu 9 inci, yang dilengkapi lengan robotik. Produk ini digambarkan sebagai robot meja yang dapat memposisikan layar secara otomatis.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan produk-produk tersebut di pasar Indonesia. Apple biasanya merilis produk secara global, namun ketersediaan resmi di Indonesia seringkali membutuhkan waktu lebih lama karena regulasi dan proses sertifikasi. Bagi pengguna yang tertarik, produk ini bisa didapatkan melalui importir atau menunggu peluncuran resmi di kawasan Asia Tenggara.
Dengan peta jalan yang jelas ini, Apple menunjukkan keseriusannya untuk membangun ekosistem smart home yang lebih terintegrasi dan kompetitif. Fokus pada Siri AI sebagai otak dari seluruh perangkat menjadi pembeda utama yang akan dinantikan para pengguna.