Buleleng Siap Gelar Kualifikasi Piala Dunia T20 Putri 2027, Venue Kriket Internasional di Gerokgak Jadi Andalan

Penulis: Pandu Wibisono  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17:31 WIB
Venue kriket internasional di Gerokgak, Buleleng, disiapkan untuk menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Dunia T20 Putri 2027.

KALIMANTAN BARAT — Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan KONI Buleleng dengan Pengurus Pusat Persatuan Kriket Indonesia (PP PKI) dan perwakilan International Cricket Council (ICC) East Asia-Pacific, Kamis (13/8). Venue yang dibangun di atas lahan 5 hektare ini memiliki dua lapangan berstandar internasional dan disebut-sebut akan menjadi salah satu agenda kriket terbesar yang pernah digelar di Indonesia.

Indonesia Ingin Dikenal sebagai Tuan Rumah Kriket Kelas Dunia

ICC East Asia-Pacific Regional Manager Toby Cohen menegaskan bahwa kehadiran venue ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan Indonesia ke panggung internasional. “Visinya adalah memperkenalkan tempat ini secara internasional dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah opsi berkelas dunia untuk menjadi tuan rumah kriket internasional,” ujar Cohen.

Sejumlah negara yang dijadwalkan ambil bagian antara lain Indonesia, Jepang, Filipina, dan Papua Nugini. Total peserta diperkirakan mencapai sekitar 200 orang. Turnamen ini menjadi bagian dari jalur kualifikasi menuju Piala Dunia T20 Wanita 2028.

Jawaban atas Keterbatasan Fasilitas Kriket di Indonesia

Ketua Umum PP PKI Abhiram Singh Yadav, yang membangun venue tersebut secara pribadi, mengatakan fasilitas ini lahir dari keprihatinan terhadap minimnya lapangan kriket memadai di dalam negeri. “Kita lihat atlet-atlet Indonesia sudah berjuang sangat luar biasa, sayangnya kita belum punya lapangan yang memadai di Indonesia,” kata Abhiram.

Ia menilai venue ini tidak hanya penting untuk agenda internasional, tetapi juga menjadi momentum bersejarah bagi olahraga dalam negeri. Jika dipakai untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, ini akan menjadi pertama kalinya Porprov menggunakan venue kriket berstandar internasional. “Kami dari PKI sangat mendukung penyelenggaraan Porprov di lapangan baru dan venue internasional. Ini akan jadi yang pertama dalam sejarah Indonesia,” tegasnya.

Dampak bagi Pembinaan Atlet dan Perekonomian Buleleng

Ketua Umum KONI Buleleng Gede Supriatna menyambut positif keberadaan fasilitas ini. Menurutnya, venue tersebut akan memperluas peluang pembinaan atlet sekaligus memperkuat posisi Buleleng sebagai tujuan kompetisi kriket nasional maupun internasional. “Kami sangat mendukung keberadaan lapangan ini karena pasti akan bermanfaat untuk perkembangan olahraga kriket di Bali maupun di Buleleng, khususnya di Buleleng,” ujar Supriatna yang juga Wakil Bupati Buleleng.

Fasilitas ini juga terbuka untuk cabang olahraga lain, dengan syarat tidak mengganggu fungsi utama lapangan kriket. Langkah ini dinilai bisa menjadi magnet bagi penyelenggaraan turnamen besar dan berdampak positif terhadap perekonomian daerah.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: nusabali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top