Pencarian

IHSG Menguat 1,59% ke 6.401 di Tengah Net Sell Asing Rp1 Triliun, Target Ekonomi 6% Jadi Penopang

Selasa, 18 Agustus 2026 • 10:39:01 WIB
IHSG Menguat 1,59% ke 6.401 di Tengah Net Sell Asing Rp1 Triliun, Target Ekonomi 6% Jadi Penopang
IHSG ditutup menguat 1,59% ke level 6.401 di tengah aksi jual asing yang tercatat Rp1 triliun.

KALIMANTAN BARAT — Pasar saham domestik menunjukkan sinyal yang kontras di tengah derasnya arus keluar modal asing. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi jual investor asing pada perdagangan Jumat mencapai Rp1 triliun, melanjutkan tekanan dari hari sebelumnya yang tercatat Rp1,41 triliun. Namun, laju IHSG justru bertolak belakang dengan mencatatkan penguatan signifikan.

Target Pertumbuhan 6% Meredam Tekanan Jual

Senior Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai pidato Presiden Prabowo mengenai RAPBN 2027 menjadi katalis utama yang mampu meredam aksi jual asing. Target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% dinilai sebagai sentimen positif bagi pasar dalam jangka pendek.

"Target tersebut memberikan sinyal bahwa pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makro," ujar Nafan kepada media, Jumat (14/8).

Selain pertumbuhan, pemerintah juga memasang target inflasi di level 2,5% dan yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun sebesar 6,9%. Kombinasi sasaran ini memberikan gambaran optimisme fiskal di tengah ketidakpastian global.

Lima Saham Ini Jadi Sasaran Jual Asing

Meski indeks menguat, sejumlah saham berkapitalisasi besar justru menjadi target utama pelepasan saham oleh investor non-residen. Berikut rincian net sell terbesar berdasarkan data BEI:

  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat net sell Rp265,45 miliar
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mengalami net sell Rp127,89 miliar
  • PT Indosat Tbk (ISAT) dibebani aksi jual senilai Rp84,88 miliar

Tekanan jual yang menyasar emiten petrokimia, energi, dan telekomunikasi ini menunjukkan investor asing masih melakukan rotasi portofolio secara selektif.

Apa Artinya bagi Pergerakan IHSG ke Depan?

Secara teknikal, IHSG bergerak di rentang 6.267,41 hingga 6.401,89 sepanjang sesi perdagangan Jumat. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 354 saham berhasil menguat, 277 saham melemah, dan 332 saham lainnya stagnan.

Kendati penguatan terjadi, Nafan mengingatkan pelaku pasar untuk tetap selektif. Investor dinilai akan mencermati realisasi pertumbuhan ekonomi, konsumsi rumah tangga, investasi, hingga penyaluran kredit perbankan. Kinerja emiten kuartal II yang baru dirilis juga akan menjadi ujian apakah fundamental pasar mampu bertahan di tengah derasnya arus keluar asing.

"Kekuatan pasar ke depan sangat bergantung pada realisasi data makro dan kemampuan emiten menjaga profitabilitas," pungkasnya.

Dengan akumulasi net sell asing yang telah mencapai Rp71,83 triliun sejak awal 2026, pasar menantikan langkah stabilisasi lanjutan dari pemerintah dan otoritas untuk menjaga kepercayaan investor. Investasi mengandung risiko.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dialeksis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks