PONTIANAK — Evakuasi pria tersebut melibatkan personel Polsek Pontianak Selatan, petugas pemadam kebakaran, serta tenaga medis. Koordinasi lintas instansi dilakukan agar korban bisa dilepaskan tanpa menambah luka akibat ujung pagar yang menembus tubuhnya.
Kapolsek Pontianak Selatan AKP Innayatun Nurhasanah menyebut pihaknya menerima laporan melalui Call Center 110 sekitar pukul 19.45 WIB. Setelah laporan masuk, personel langsung bergerak ke lokasi kejadian.
"Kami langsung berkoordinasi dengan Damkar, ambulans PMI dan RS Anton Soedjarwo Pontianak untuk mengevakuasi korban," kata Innayatun pada Selasa (2/11/2026).
Petugas pemadam kebakaran dan tenaga medis menjalankan proses evakuasi dengan memotong bagian pagar yang tertancap di tubuh korban. Pemotongan memakai peralatan khusus supaya korban dapat dilepaskan dengan aman.
Menurut keterangan pemilik rumah, Nendy Chandra, pria tersebut diduga hendak mengambil mangga dari pohon di halaman rumahnya. Dahan yang ditariknya patah, dan pria itu terjatuh ke arah pagar besi.
Nendy mengaku mendengar suara permintaan pertolongan sebelum menemukan pria tersebut dalam kondisi tertancap pagar. Ia lalu meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian itu melalui Call Center 110.
Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke RS Anton Soedjarwo untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi korban belum dijelaskan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Polisi mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian, berupa 21 buah mangga dan sebuah karung atau kain berwarna hitam. Barang-barang itu kini menjadi bagian dari penanganan perkara.
"Peristiwa ini masih ditangani pihak kami dan keterangan terkait dugaan pencurian mangga disampaikan berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian," pungkasnya.
Polsek Pontianak Selatan belum merinci apakah kasus ini akan berlanjut ke proses hukum atau ditangani sebagai kejadian murni kecelakaan. Penyebab pasti jatuhnya korban masih dalam pemeriksaan petugas.