KETAPANG — Alexander Wilyo menegaskan Pemkab Ketapang siap menopang langkah KONI setempat agar dipercaya menjadi tuan rumah Porprov Kalimantan Barat 2030. Pernyataan itu keluar di hadapan seluruh kontingen atlet dan jajaran terkait yang dilepas untuk berlaga di Porprov XIV Kalbar 2026.
Menurut Bupati, kesiapan sebagai tuan rumah tidak cukup hanya dengan niat. Sarana dan prasarana olahraga harus dibangun dan dibenahi lebih dulu agar Ketapang mampu menyelenggarakan kompetisi tingkat provinsi dengan layak.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah gedung olahraga (GOR) indoor. Alexander memastikan pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan selesai pada 2027, atau tahun depan.
"Kita siap mendukung KONI Kabupaten Ketapang untuk menjadi tuan rumah Porprov tahun 2030. Karena itu, sarana dan prasarana olahraga juga harus kita persiapkan. Untuk pembangunan GOR indoor, kita targetkan tahun depan sudah selesai," ungkap Bupati.
Alexander menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Ketapang mengawal serius rencana penyelesaian GOR indoor. Ia tidak ingin proyek itu tersendat oleh urusan administrasi yang seharusnya bisa dibereskan lebih cepat.
"Di beberapa waktu lalu saya tegas akan menonjobkan pejabat Dispora jika ada kendala administrasi yang menghambat pembangunan GOR Indoor, itu sebagai motivasi agar bekerja serius sebab GOR ini merupakan harapan para pejuang olahraga yang harus kita tuntaskan," tuturnya.
GOR indoor nantinya diharapkan menunjang pembinaan atlet sekaligus menjadi fasilitas olahraga serbaguna untuk berbagai kegiatan dan pertandingan, baik tingkat daerah maupun provinsi.
Ketua KONI Ketapang Theo Bernadhi menyambut baik dukungan penuh Pemda Ketapang dalam rencana menjadikan Ketapang tuan rumah Porprov 2030. Menurutnya, langkah pertama adalah menuntaskan agenda Porprov 2026 lebih dulu.
"Pasca Porprov 2026 ini, kami akan memulai koordinasi dengan KONI Kalbar terkait persyaratan dan lainnya mengenai harapan agar Ketapang bisa menjadi tuan rumah Porprov 2030," tukasnya.
Dukungan terhadap pencalonan Ketapang sebagai tuan rumah Porprov 2030 diharapkan menjadi motivasi bagi KONI, cabang olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mulai memetakan kebutuhan penyelenggaraan. Dengan infrastruktur yang siap dan pembinaan atlet yang berjalan, Ketapang diharapkan tidak hanya bersaing soal prestasi, tetapi juga layak menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu pada 2030.