Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Kalbar, Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera ke Personel JSDF Jepang

Penulis: Ramli Siregar  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02:01 WIB
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin tiba di Bandara Supadio, Kalbar, untuk kunjungan kerja.

KUBU RAYA — Setibanya di Bandara Supadio, Sjafrie bersama rombongan langsung bertolak menuju Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah. Perjalanan ditempuh menggunakan helikopter Puma milik TNI Angkatan Udara.

Di Pelabuhan Kijing, rangkaian kegiatan berlangsung di atas geladak haluan kapal perang JSDF, JS Kunisaki. Menhan secara resmi menyerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia, Satyalancana Dharma Samudera, kepada personel JSDF.

Penghargaan untuk Dedikasi Personel JSDF di Bidang Kemaritiman

Satyalancana Dharma Samudera diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi personel JSDF dalam bidang pertahanan dan kemaritiman. Prosesi penganugerahan berlangsung di atas kapal perang Jepang yang tengah bersandar di Pelabuhan Kijing.

Usai prosesi, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral terbatas bersama pimpinan delegasi JSDF. Pertemuan digelar di ruang makan perwira atau wardroom JS Kunisaki.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi pertahanan dan kerja sama bilateral Indonesia-Jepang. Sektor kemaritiman menjadi fokus utama pembahasan kedua pihak.

Karhutla Kalbar Jadi Agenda Prioritas di Lanud Supadio

Rangkaian kunjungan kerja kemudian berlanjut ke Ruang VIP Baseops Lanud Supadio, Pontianak. Di lokasi tersebut, Menhan bersama jajaran terkait mengikuti jamuan makan siang yang dirangkaikan dengan sesi brainstorming.

Dalam sesi itu dibahas pemutakhiran data serta strategi komprehensif penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Karhutla masih menjadi perhatian serius di provinsi tersebut.

Pembahasan Karhutla masuk agenda penting kunjungan karena kebakaran hutan dan lahan masih berlangsung di beberapa titik wilayah Kalbar. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur TNI diharapkan memperkuat koordinasi menghadapi tantangan strategis di daerah.

Sinergi Lintas Sektor untuk Penanganan Terpadu

Melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan data yang lebih mutakhir, penanganan Karhutla di Kalimantan Barat diharapkan dapat dilaksanakan secara terpadu. Seluruh unsur terkait dilibatkan dalam upaya tersebut.

Kunjungan kerja Menhan ke Kalbar mencakup dua agenda utama: penguatan kerja sama pertahanan dengan Jepang dan penanganan bencana Karhutla. Kedua isu tersebut menjadi perhatian strategis di tingkat nasional maupun daerah.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: pontianak.suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top