PONTIANAK — Wakil Ketua Bidang Multimedia dan IT PWI Kalbar, Heri Yakop, menyatakan kehadiran kanal digital tersebut untuk memperkuat konsolidasi organisasi di ruang digital. Menurutnya, website PWI Kalbar tidak hanya menjadi sarana publikasi kegiatan, tetapi juga menyediakan informasi keanggotaan yang selama ini tersebar di berbagai saluran.
Masyarakat, khususnya calon anggota, dapat mengakses data keanggotaan PWI Kalimantan Barat dan formulir pendaftaran calon anggota melalui platform tersebut. Sebelumnya, informasi serupa harus diperoleh melalui sekretariat atau jalur konvensional.
Tiga kanal digital yang resmi beroperasi mencakup website di kalbar.pwi.or.id, akun Instagram @pwikalbarofficial, serta kanal YouTube PWI Kalbar Official. Ketiganya difungsikan sebagai saluran publikasi program dan kegiatan organisasi.
Heri menjelaskan, kanal digital ini diharapkan membuat informasi mengenai aktivitas dan program kerja PWI Kalbar lebih mudah diakses publik. Informasi organisasi juga tersaji secara lebih terpusat dibandingkan sebelumnya.
Peluncuran website PWI secara nasional dijadwalkan pada 1 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Jadwal tersebut disebut Heri sebagai bagian dari penataan sistem digital di tingkat pusat yang kemudian diikuti provinsi.
"Tujuan website ini untuk memperkuat transformasi dan konsolidasi organisasi di ruang digital," ujar Heri Yakop.
PWI Kalbar menjadi salah satu provinsi yang menyiapkan kanal digitalnya lebih awal sebelum peluncuran nasional. Langkah ini disebut sebagai upaya beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
Selain publikasi kegiatan, website PWI Kalbar menyediakan data keanggotaan dan formulir pendaftaran calon anggota. Calon anggota tidak perlu lagi datang ke sekretariat untuk memperoleh formulir.
"Selain untuk publikasi kegiatan organisasi, nantinya juga bisa diakses data keanggotaan PWI Kalimantan Barat dan formulir pendaftaran calon anggota PWI," katanya.
Dengan adanya website dan media sosial resmi, informasi organisasi diharapkan tersaji secara lebih terpusat. PWI Kalbar menyatakan kanal digital ini menjadi bagian dari upaya organisasi beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.