PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima kunjungan kerja Kepala Kanwil BPN Kalbar Mujahidin Ma'ruf di ruang kerjanya, Jumat (11/9/2026). Agenda itu sekaligus menjadi audiensi undur pamit Mujahidin yang akan melanjutkan tugas di tempat baru.
Dalam pertemuan tersebut, Ria Norsan menyampaikan terima kasih atas dedikasi jajaran BPN Kalbar selama Mujahidin menjalankan tugas di provinsi itu. Menurutnya, koordinasi lintas instansi jadi salah satu kunci mempercepat penyelesaian persoalan agraria.
Ria Norsan menyoroti sejumlah capaian yang dinilainya berhasil didorong bersama BPN Kalbar. Ia menyebut legalisasi aset, penanganan sengketa, dan program strategis nasional pertanahan sebagai bidang yang menunjukkan progres signifikan.
"Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kalimantan Barat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas pengabdian serta sinergi yang luar biasa selama bertugas di Kalbar. Banyak progres signifikan terkait legalisasi aset, penanganan sengketa, dan program strategis nasional pertanahan yang berhasil kita dorong bersama," ujar Ria Norsan.
Gubernur berharap komunikasi dan sinergi yang sudah terbangun antara Pemprov Kalbar dan BPN tetap berlanjut meski Mujahidin bertugas di tempat baru. Pengalaman dan kontribusi Mujahidin selama di Kalimantan Barat dinilai menjadi bagian penting penguatan tata kelola pertanahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dari sisi BPN, Mujahidin Ma'ruf menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Kalbar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh pemangku kepentingan selama dirinya bertugas. Dukungan itu disebutnya sebagai salah satu faktor penting pelaksanaan berbagai program pertanahan.
Program yang dimaksud mencakup Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penataan ruang wilayah, dan penyelesaian berbagai persoalan agraria. Ketiganya menjadi bagian dari upaya memperkuat kepastian hukum atas hak tanah masyarakat di Kalbar.
"Dukungan luar biasa dari Bapak Gubernur dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah menjadi kekuatan bagi kami dalam menuntaskan berbagai tantangan agraria di Kalbar. Kami mohon pamit untuk melanjutkan tugas di tempat yang baru, dan berharap tali silaturahmi serta kolaborasi yang telah terbangun ini dapat terus terjaga demi kepentingan masyarakat," ungkap Mujahidin.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kedua pihak berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan BPN Kalbar terus diperkuat.
Tujuannya menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin baik serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Kalimantan Barat. Kepastian hukum itu pula yang disebut Ria Norsan turut menciptakan iklim investasi yang kondusif di daerah.