Samsung Galaxy S26 Ultra vs POCO F8 Ultra: Beda Rp 12 Juta, Bukan Cuma Kamera

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 01 September 2026 | 20:57:31 WIB
Galaxy S26 Ultra dan POCO F8 Ultra sama-sama mengusung Snapdragon 8 Elite Gen 5, namun berbeda signifikan pada material bodi dan kamera.

KALIMANTAN BARAT — Perbandingan ini menarik karena keduanya lahir dari DNA yang sama di atas kertas. Tapi di lapangan, strategi Samsung dan POCO berjalan ke arah yang sangat berseberangan.

Sama di Kertas: Layar dan Chipset yang Identik

Keduanya memakai panel 6,9 inci dan ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Game berat dan multitasking jalan mulus di keduanya.

Samsung Galaxy S26 Ultra pasang Dynamic AMOLED 2X QHD+ (3.120 x 1.440 piksel) dengan kecerahan puncak 2.600 nits. Layar ini juga dibekali fitur Privacy Display yang menjaga konten tetap redup saat dilihat dari samping.

Spesifikasi layar POCO F8 Ultra tidak dirinci dalam rilis resmi. Di rentang harga 11,9–12,9 juta, panelnya kemungkinan masih nyaman untuk media dan gaming, tapi resolusi serta kecerahannya diprediksi jauh di bawah Samsung.

Desain dan Build: Titanium vs Polikarbonat

Samsung membangun S26 Ultra dengan material premium — titanium — dan sertifikasi IP68. Bobot 214 gram dengan ketebalan 7,9 mm terasa solid, plus S Pen yang tersimpan di bodi.

POCO memilih bahan sederhana untuk menekan biaya produksi. Kamu harus siap menerima trade-off di sektor ini.

Yang perlu dicek langsung sebelum membeli: apakah POCO F8 Ultra punya ketahanan debu dan air yang setara. Bahan tidak menyebutkan hal itu secara gamblang.

Kamera: Di Sini Selisih Rp 12 Juta Paling Terasa

Inilah jurang terbesar antara keduanya. Galaxy S26 Ultra hadir dengan kamera utama 200MP, ultrawide 50MP, serta dua telefoto — 10MP dengan 3x optical zoom dan 50MP dengan 5x optical zoom. Fleksibilitas ini membuatnya pantas disebut alat produksi konten.

POCO F8 Ultra tidak menyebut detail kamera sama sekali. Berdasarkan sejarah lini POCO, kameranya biasanya hanya cukup untuk media sosial — sangat kontras dengan kemampuan zoom dan detail yang ditawarkan Samsung.

Kalau fotografi adalah prioritas utama, keputusanmu berhenti di sini. Galaxy S26 Ultra menang telak.

Performa: Mesin Sama, Tuning Beda

Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 adalah monster performa. Untuk gaming dan multitasking, keduanya akan terasa sangat cepat.

Perbedaan terletak pada sistem pendinginan. POCO dikenal agresif dalam thermal management dan mode performa untuk sesi gaming panjang. Samsung lebih konservatif untuk menjaga suhu dan efisiensi baterai.

Jadi, untuk gaming marathon, POCO mungkin lebih stabil. Untuk pemakaian harian, Galaxy lebih adem dan hemat daya.

Baterai: Kapasitas vs Fitur

POCO F8 Ultra tampil dengan jurus "kapasitas baterai besar" — poin utama yang ditekankan di rilis resmi. Ini jelas menarik bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan ekstrem seharian.

Samsung Galaxy S26 Ultra membawa baterai 5.000mAh dan Super Fast Charging 3.0. Teknologinya halus dan stabil, tapi kapasitas POCO yang lebih besar bisa terasa lebih lega untuk streaming atau gaming terus-menerus.

Kesimpulan: Kamu Membeli Fungsionalitas, atau Nama Besar?

Dengan selisih lebih dari Rp 12 juta, Galaxy S26 Ultra bukan sekadar mahal karena logo. Kamu membayar kamera yang jauh lebih mumpuni, titanium, S Pen, Galaxy AI, dan pengalaman flagship yang benar-benar utuh.

POCO F8 Ultra, di harga setengahnya, adalah pilihan paling logis untuk gamer hardcore dan siapa pun yang lebih mementingkan performa mentah serta baterai besar.

Intinya sederhana: kalau kamera masih bisa dikorbankan, ambil POCO. Kalau kamu paham apa itu "flagship experience", Galaxy S26 Ultra jawabannya.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: lineperistiwa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top